Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hampir menyentuh level Rp17.850 pada perdagangan pagi ini, Jumat (29/5/2026).
Pelemahan ini dipicu oleh minimnya kepercayaan investor asing dan sentimen negatif dari aturan baru tata kelola ekspor sumber daya alam (SDA).
>>> Kemenpar Hapus Akomodasi Ilegal dari OTA Mulai Agustus 2026
Rupiah membuka perdagangan pasar spot di posisi Rp17.793 per dolar AS, melemah 0,02% setelah libur dua hari.
Tak lama kemudian, rupiah terus merosot 0,3% ke Rp17.843 pada pukul 09.04 WIB, mendekati level terlemah sepanjang sejarah.
Faktor Pelemahan Rupiah
Head of Macroeconomics & Market Research Permata Bank Faisal Rachman mengungkapkan sejumlah faktor penyebab pelemahan. Pertama, pembayaran return aset keuangan domestik ke nonresiden yang masih berlangsung.
Selain itu, sentimen negatif muncul dari aturan terbaru terkait tata kelola ekspor SDA. Faisal juga menekankan perlunya kepercayaan investor asing untuk menanamkan modal di Indonesia.
>>> Roket New Glenn Blue Origin Meledak saat Uji Coba di Florida
"Saat ini faktor pelemahan lebih dikarenakan sentimen karena minimnya trust terhadap administrasi Indonesia saat ini," kata Faisal saat dihubungi, Jumat (29/5/2026).
Faktor musiman seperti pembayaran kebutuhan haji dan sentimen negatif terkait tata kelola fiskal serta capital flow turut memperberat rupiah.
Faisal meyakini Bank Indonesia akan berupaya agar rupiah tidak tembus Rp18.000 per dolar AS.
"Pada Juni pola musiman seperti pembayaran dividen masih akan berlangsung. Tapi haji sudah selesai, namun sudah memasuki masa libur sekolah.
>>> Kementerian PU dan Brantas Abipraya Sertifikasi 300 Pekerja Konstruksi Sekolah Rakyat
Artinya tekanan pelemahan masih akan ada di Juni," ujarnya.
Sebelumnya, Gubernur BI Perry Warjiyo menyatakan rupiah akan kembali menguat mulai Juli-Agustus 2026.
Perry menyebut nilai tukar year to date masih di Rp16.900 per dolar AS dan optimistis rupiah akan kembali ke rentang asumsi makro Rp16.200-Rp16.800.
Perry menjelaskan pelemahan saat ini bersifat musiman karena pada April-Mei-Juni terdapat permintaan valas tinggi serta pembayaran dividen dan utang.
>>> Cal Crutchlow Gantikan Johann Zarco di MotoGP Italia 2026
Ia berpengalaman menghadapi krisis sebelumnya dan yakin rupiah akan menguat pada Juli-Agustus.
