Pendiri dan CEO Citadel, Ken Griffin, menyoroti frustrasi ekonomi warga Amerika akibat inflasi yang terus berlanjut.
Dalam wawancara dengan CNBC di Konferensi Global Milken Institute, ia menyebut kenaikan harga barang sehari-hari sebagai pengingat nyata akan menurunnya daya beli.
>>> Dogecoin Dinilai Punya Potensi Bertahan dalam Satu Dekade ke Depan
Griffin mencontohkan pengalaman pribadinya saat membeli minuman di McDonald's.
“Apakah Anda pernah ke McDonald's baru-baru ini?” tanya Griffin.
Ia mencatat bahwa harga minuman pagi hari melonjak drastis dibandingkan sebelum pemerintahan saat ini.
“$2,50 untuk satu Coke!” ujar Griffin.
Ia lalu bertanya kepada pewawancara Sara Eisen tentang harga telur di New York City.
>>> Kevin Warsh Resmi Gantikan Jerome Powell sebagai Ketua Federal Reserve
“Delapan dolar,” jawab Eisen.
Griffin terkejut mendengar harga selusin telur tersebut.
“Untuk selusin telur?” katanya.
Eisen membenarkan bahwa harga itu untuk jenis telur tertentu yang dibelinya.
Meskipun percakapan itu mengundang tawa penonton, Griffin menekankan bahwa tren ekonomi ini sangat mengkhawatirkan.
“Amerika Serikat telah mengalami inflasi yang berkepanjangan dan persisten selama enam tahun,” ujar Griffin.
>>> IIPR Hadapi Pergeseran Finansial di Tengah Gagal Bayar Penyewa
“Kenaikan harga bensin di pompa bensin adalah pemicu. Itu mengingatkan kita semua bahwa daya beli dolar telah menurun drastis selama enam tahun.”
Menurut Griffin, lonjakan harga komoditas sehari-hari menimbulkan kecemasan luas tentang stabilitas keuangan di masa depan.
“Saya pikir setiap orang di negara kita, ketika melihat kejutan harga pada komoditas sehari-hari, misalnya bensin, itu sangat memicu kecemasan,” kata Griffin.
“Ada kekhawatiran umum tentang seberapa banyak daya beli yang akan hilang karena kebijakan ekonomi yang dijalankan di Washington.”
Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan Indeks Harga Konsumen naik 0,6% pada April setelah kenaikan 0,9% di Maret, dengan kenaikan tahunan tak disesuaikan sebesar 3,8%.
>>> Fidelity dan AARP Peringatkan Bahaya Penarikan 401(k) Sebelum Waktunya
Selama setahun, harga energi melonjak 17,9%, biaya makanan naik 3,2%, dan harga bensin melonjak 28,4%.
