⌂ Beranda News Bank of America Pertahankan Rating Underperform untuk Target

Bank of America Pertahankan Rating Underperform untuk Target

Bank of America Pertahankan Rating Underperform untuk Target
Gedung toko Target atau logo Target
A A Ukuran Teks16px

Bank of America kembali menegaskan sikap hati-hatinya terhadap Target.

Meskipun perusahaan ritel tersebut memberikan prospek laba yang lebih baik setelah hasil kuartalan terbaru, bank investasi itu tetap mempertahankan rating Underperform.

>>> Harga Minyak Berfluktuasi di Tengah Negosiasi Damai Iran

Dalam riset yang dibagikan kepada TheStreet, Bank of America juga mempertahankan target harga saham Target di level $110.

Angka ini mengindikasikan potensi penurunan sekitar 10% dari harga saham $122,33 yang tercatat dalam laporan tersebut.

Target baru-baru ini merevisi panduan fiskal 2026 mendekati batas atas kisaran $7,50 hingga $8,50 per saham.

Penyesuaian ini mencerminkan kekuatan operasional yang terlihat selama kuartal pertama.

Sebagai respons, Bank of America menaikkan perkiraan laba per saham (EPS) untuk fiskal 2026 dan 2027 masing-masing sebesar 4% dan 5%, menjadi $8,20 dan $8,53.

Bank tersebut juga menaikkan proyeksi fiskal 2029 menjadi $9,05 dari sebelumnya $8,50.

>>> Federal Reserve Usulkan Rekening Pembayaran Khusus untuk Lembaga Keuangan

Namun, kenaikan estimasi tersebut tidak cukup untuk mengubah pandangan hati-hati Bank of America. Analis bank menekankan bahwa proses pemulihan bisnis membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dilaksanakan sepenuhnya.

Tantangan Penjualan dan Valuasi

Bank of America memperingatkan bahwa tren penjualan yang melambat dapat menekan kelipatan valuasi Target.

Perlambatan ini juga bisa membatasi potensi keuntungan tambahan yang diantisipasi investor dari peningkatan panduan baru-baru ini.

Kekhawatiran utama berpusat pada perbandingan penjualan yang semakin sulit yang akan dihadapi Target ke depan.

Perusahaan ritel ini mulai beririsan dengan peluncuran besar Nintendo Switch 2 yang terjadi pada awal Juni tahun lalu.

>>> Saham IonQ Melonjak Usai Pemerintah AS Alokasikan $2 Miliar untuk Komputasi Kuantum

Selain itu, dorongan ekonomi dari pengembalian pajak yang sebelumnya mendukung belanja konsumen mulai memudar.

Faktor-faktor ini menciptakan lingkungan yang jauh lebih menantang untuk kuartal kedua dan sisa tahun ini.

Bank of America memperkirakan penjualan komparabel Target tumbuh 1,5% pada kuartal kedua.

Untuk paruh kedua tahun ini, proyeksi pertumbuhan hanya 0,5%, menunjukkan bahwa peritel harus membuktikan kemampuannya mempertahankan pertumbuhan seiring berakhirnya kemudahan perbandingan tahun ke tahun.

Ketidakpastian makroekonomi juga sangat mempengaruhi valuasi.

Analis menyebut harga bensin yang tinggi dan berakhirnya musim pengembalian pajak sebagai alasan utama penurunan kelipatan valuasi yang diterapkan pada peritel tersebut.

>>> Harga Emas Turun Dipicu Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga Fed

Target harga $110 dihitung berdasarkan 13 kali estimasi EPS fiskal 2027. Valuasi ini berada jauh di bawah rata-rata historis 15 tahun Target sebesar 15 kali.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru