⌂ Beranda News EnerSys Catat Kinerja Keuangan Rekor pada Fiskal 2026

EnerSys Catat Kinerja Keuangan Rekor pada Fiskal 2026

EnerSys Catat Kinerja Keuangan Rekor pada Fiskal 2026
Grafik kinerja keuangan EnerSys fiskal 2026
A A Ukuran Teks16px

EnerSys mengumumkan hasil keuangan rekor sepanjang tahun fiskal 2026 dan laba per saham (EPS) disesuaikan tertinggi pada kuartal keempat.

Pengumuman disampaikan dalam konferensi pers pada 20 Mei 2026, seperti dilaporkan Detik Finance.

>>> Ekspansi Pasar Privat Dorong Manajer Aset Alternatif Bangun Kepercayaan Merek

Pencapaian ini diraih meskipun pasar forklift listrik dan transportasi sedang lesu sepanjang tahun.

Perusahaan telah menerbitkan laporan laba kuartal keempat dan tahun fiskal penuh, serta formulir 10-K ke SEC sebelum konferensi.

Kinerja Kuartal Keempat dan Strategi Perusahaan

Dalam konferensi tersebut, Lisa Langell, Wakil Presiden Hubungan Investor, membuka sesi dan memperkenalkan jajaran eksekutif.

>>> Empat Perusahaan Quantum Raih Dana Pemerintah AS, Saham Melonjak

Ia juga mengingatkan bahwa presentasi mengandung pernyataan berwawasan ke depan yang tunduk pada perubahan dan ketidakpastian ekonomi.

Shawn O'Connell, Presiden dan CEO EnerSys, memaparkan agenda yang mencakup tinjauan hasil kuartal keempat dan tahun fiskal 2026, pembaruan kerangka strategis, serta panduan untuk kuartal pertama fiskal 2027.

O'Connell menyebut disiplin biaya, strategi harga yang menguntungkan, dan pembelian kembali saham sebagai pendorong tingginya laba pada pendapatan kuartal tertinggi kedua.

“Di kuartal keempat, kami mencatat EPS disesuaikan kuartalan tertinggi, dengan dan tanpa 45X, pada pendapatan kuartalan tertinggi kedua dan arus kas bebas yang kuat,” ujar O'Connell.

>>> Philadelphia Music Festivals Unveil Fall Lineups and Anniversary Plans

Ia menekankan bahwa kinerja ini membuktikan efektivitas perubahan operasional di bawah strategi perusahaan saat ini.

“Kami mengakhiri tahun dengan rekor penjualan setahun penuh, laba kotor disesuaikan, laba operasi disesuaikan, dan EPS terdilusi disesuaikan, semuanya sebelum manfaat 45X,” tambahnya.

O'Connell juga menyoroti bahwa kemampuan menghasilkan laba di tengah permintaan yang menurun menunjukkan kekuatan kerangka strategis dan diversifikasi bisnis.

>>> Uang Tunai Bertahan di Era Digital: Mengapa Sistem Pembayaran Hibrida Masa Depan

“Kami telah meningkatkan struktur bisnis dan siap memberikan nilai lebih ke depan,” pungkasnya.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru