⌂ Home › News › Ilmuwan Konfirmasi Sel Darah Merah Membatu di Fosil Dinosaurus 115 Juta Tahun
News

Ilmuwan Konfirmasi Sel Darah Merah Membatu di Fosil Dinosaurus 115 Juta Tahun

Ilustrasi fosil tulang dinosaurus yang diteliti untuk menemukan sel darah merah membatu
A A Text Size16px

Para ilmuwan untuk pertama kalinya mengonfirmasi keberadaan sel darah merah yang membatu di tulang dinosaurus.

Temuan ini membuka prospek untuk mencari jejak biologi molekuler yang terawetkan selama ratusan juta tahun.

Studi dipimpin peneliti dari Curtin University, Australia, dengan menganalisis tulang tungkai belakang dinosaurus theropoda Aratasaurus museunacionali.

Dinosaurus tersebut hidup di wilayah yang kini dikenal sebagai Brasil sekitar 115 juta tahun lalu.

Bukti Heme di Dalam Struktur Sel

Sebelumnya, sejumlah penelitian menemukan struktur pada fosil yang menyerupai sel darah merah, tetapi bukti yang ada belum cukup untuk mengonfirmasinya.

Kali ini, tim peneliti menggabungkan berbagai teknik analisis kimia dan mikroskopis untuk menemukan heme di dalam struktur bulat yang menjadi ciri khas sel darah merah.

Heme adalah komponen mengandung zat besi yang membantu darah membawa oksigen.

Kromatografi cair kinerja tinggi yang digabungkan dengan spektrometri massa membantu menentukan keberadaan heme.

Spektroskopi Raman dan mikroskopi elektron lebih lanjut mengonfirmasi keberadaan heme di dalam struktur sel darah merah.

Heme ini diawetkan di dalam mineral hausmannit, suatu bentuk oksida mangan yang terjadi secara alami.

About the Author
Anna Suleta

Anna Suleta

🔗 Related Post
📰 Latest Updates