Para ilmuwan China menemukan 11.742 jenis virus di dasar Samudra Pasifik bagian dalam. Dari jumlah itu, 11.662 virus belum pernah tercatat sebelumnya.
Temuan ini berasal dari sampel sedimen yang diambil di Zona Laut Clarion-Clipperton (CCZ), wilayah antara Meksiko dan Hawaii.
Studi tim ilmiah Tiongkok tersebut diterbitkan dalam jurnal Nature Communications pada 14 Oktober.
Kekayaan Logam dan Virus di Clarion-Clipperton
Kedalaman laut di area ini mencapai 6.000 meter. Di dasar laut tersebar miliaran endapan polimetalik berbentuk kentang.
Endapan itu kaya akan nikel, kobalt, dan mangan. Menurut beberapa perkiraan, cadangan logam di sana mungkin melebihi total cadangan yang diketahui di daratan.
Meski belum ada penambangan komersial, wilayah ini telah diberikan 17 kontrak eksplorasi. China memegang lima di antaranya.
Penemuan ribuan virus ini menambah pemahaman tentang kehidupan di lingkungan ekstrem dasar laut.

