CEO OpenAI Sam Altman melakukan kunjungan tanpa pengumuman ke Korea Selatan pada Sabtu (31/10/2026).
Dalam kunjungan itu, Altman bertemu sekitar 50 eksekutif Samsung dan dikabarkan makan siang dengan bos SK Group.
Samsung menyebutkan pertemuan berlangsung di Yongin, selatan Seoul, dan melibatkan eksekutif dari perusahaan afiliasi yang bergerak di bidang elektronik, keuangan, hingga bioteknologi.
Pembahasan mencakup perkembangan kecerdasan buatan atau AI, peluang bisnis, serta dampak teknologi tersebut terhadap pengambilan keputusan dan operasional korporasi.
Makan Siang dengan Chey Tae-won
Pada hari yang sama, media Korea Selatan melaporkan Altman makan siang di Seoul bersama Ketua SK Group Chey Tae-won.
Sejumlah eksekutif SK Hynix dan SK Telecom turut hadir dalam pertemuan tersebut.
Namun, isi pembicaraan tidak dibuka ke publik. SK Hynix kepada CNBC mengaku belum bisa mengonfirmasi pertemuan itu.
Dugaan tentang isi pertemuan bertumpu pada kerja sama yang sudah berjalan antara OpenAI dan SK.
Pada Oktober 2025, keduanya menandatangani surat pernyataan minat atau letter of intent untuk pasokan memori.
Selain itu, ada nota kesepahaman atau memorandum of understanding untuk pusat data AI di wilayah barat daya Korea Selatan.
SK ikut serta sebagai mitra utama Stargate, inisiatif OpenAI untuk memperluas infrastruktur AI secara global.
SK Hynix saat itu memaparkan sistem produksi yang sanggup memenuhi permintaan hingga 900.000 wafer memori lebar pita tinggi atau high-bandwidth memory per bulan, dihitung berdasarkan wafer DRAM.
Adapun SK Telecom sepakat membangun pusat data AI bersama OpenAI, sekaligus menggali kasus penggunaan AI bagi perusahaan dan konsumen.
