Pelatih Tim Nasional Argentina Lionel Scaloni mencoret penyerang Chelsea Alejandro Garnacho dari skuad final Piala Dunia 2026 yang berisi 26 pemain.
Keputusan taktis ini diambil meski Garnacho dalam kondisi bugar dan bebas cedera. Scaloni juga tidak menyertakan Paulo Dybala dan Franco Mastantuono.
>>> Zinedine Zidane Kandidat Terkuat Gantikan Deschamps di Timnas Prancis
Penurunan Performa di Klub
Penurunan performa di level klub menjadi alasan utama pencoretan Garnacho.
Pemain berusia 21 tahun itu pindah dari Manchester United ke Chelsea pada Agustus lalu dengan nilai transfer 40 juta poundsterling.
Ia hanya mencetak satu gol dalam 24 penampilan di Liga Inggris musim lalu. Chelsea finis di peringkat ke-10 dan kini menunjuk Xabi Alonso sebagai manajer baru.
Analisis internal tim nasional juga menyoroti masalah kontinuitas. Garnacho terakhir kali bermain untuk Argentina sekitar satu setengah tahun lalu pada laga kualifikasi Piala Dunia.
Media beIN Sports melaporkan bahwa sang pemain tidak hanya kesulitan di lapangan, tetapi juga kerap memicu kontroversi di luar lapangan.
>>> Panama vs Ghana: Laga Pembuka Grup L Piala Dunia 2026
Jurnalis beIN Sports Antonio Medina menulis, "Garnacho kesulitan tampil konsisten di lapangan. Kombinasi waktu bermain terbatas, performa mengecewakan, dan reputasi memicu kontroversi akhirnya merugikannya."
Spekulasi Masa Depan Garnacho
Masa depan Garnacho di Stamford Bridge memicu spekulasi transfer. Mantan gelandang Liga Inggris Danny Murphy menilai Chelsea sebaiknya menjual Garnacho.
Manchester United berhak mendapatkan keuntungan 10 persen dari klausul penjualan kembali. Murphy mengatakan, "Manajer baru pasti ingin melihat pemainnya dulu."
Ia menambahkan bahwa gaji dan harga transfer bisa menjadi kendala. Garnacho terikat kontrak hingga tahun 2032.
"Mungkin tidak ada klub lain yang mau mengambil mereka dengan gaji sebesar itu atau membayar biaya transfernya," ujar Murphy.
>>> Kementerian ESDM Perketat Pengawasan Konservasi Energi Pemda
Menurutnya, dinamika politik transfer membuat penjualan tidak mudah. "Anda bisa bilang 'mereka tidak tampil baik, lepaskan saja', tapi ke mana dan berapa?"
katanya.
Murphy melihat lini serang Chelsea secara keseluruhan kesulitan. Hanya Joao Pedro yang tampil impresif musim lalu.
"Saya pikir Alejandro Garnacho kesulitan, dan suporter tidak menyukainya. Banyak pemain sayap Chelsea yang kesulitan," tutur Murphy.
Jika harus mengurangi skuad, Murphy menganggap posisi Garnacho lebih terancam dibandingkan Liam Delap. "Delap masih muda dan memiliki karakteristik berbeda dengan Joao Pedro.
>>> Kemnaker: 23.470 Pekerja Kena PHK hingga Mei 2026, Jawa Barat Tertinggi
Saya pikir Xabi Alonso akan memberinya kesempatan," pungkas Murphy.