⌂ Home News Gelandang Kanada Ismael Kone Jalani Operasi Cedera Parah di Vancouver
News

Gelandang Kanada Ismael Kone Jalani Operasi Cedera Parah di Vancouver

Gelandang Kanada Ismael Kone menjalani operasi cedera parah di Vancouver
Gelandang Kanada Ismael Kone menjalani operasi cedera parah di Vancouver
A A Text Size16px

Gelandang tim nasional Kanada, Ismael Kone, langsung dilarikan ke rumah sakit setempat untuk menjalani operasi kaki kiri setelah mengalami cedera parah dalam pertandingan Grup B Piala Dunia 2026 melawan Qatar di Vancouver, Kamis (18/6/2026) waktu setempat.

Kemenangan telak Kanada 6-0 atas Qatar harus dibayar mahal akibat pelanggaran keras dari belakang yang dilakukan gelandang Qatar, Assim Madibo, pada babak kedua.

Pelanggaran itu langsung berbuah kartu merah.

Insiden tersebut terjadi tepat di depan bangku cadangan pemain Kanada.

Pelatih kepala Kanada, Jesse Marsch, mengonfirmasi bahwa Kone didampingi oleh pihak keluarga di rumah sakit menjelang tindakan bedah.

Marsch menggambarkan cedera Kone dengan istilah "bones snap".

Ia mengungkapkan bahwa seluruh anggota tim merasa terpukul, namun harus tetap fokus demi menyelesaikan pertandingan sesuai keinginan Kone.

"Everybody was crushed when it happened, but we had to find a way to stay focused, we knew that Ismaël wanted us to finish the job," kata Marsch.

Marsch juga menambahkan bahwa Madibo telah menyampaikan permohonan maaf secara pribadi kepada Kone atas tekel keras tersebut.

Kapten tim Kanada, Stephen Eustaquio, menjadi salah satu pemain pertama yang menghampiri Kone di lapangan sesaat setelah insiden.

"I saw his leg. I saw that something wasn't right," ujar Eustaquio.

Kehilangan Kone menjadi pukulan besar bagi skuad Kanada yang tengah berjuang di fase grup. "We're going to miss (Koné)," kata Eustaquio.

Ia menegaskan bahwa sang gelandang memiliki peran krusial dan memberikan warna tersendiri di dalam tim. "He has that X factor that our team really needs," tuturnya.

Penyerang Kanada, Jonathan David, yang mencetak hat-trick dalam laga tersebut, mengecam keras tindakan berbahaya pemain lawan.

"If there's a play where you cannot win the ball, there's no point. It's just to hurt people," ujar David.

Di pertandingan lain, Swiss menang meyakinkan 4-1 atas Bosnia-Herzegovina melalui gol Johan Manzambi (dua gol), Ruben Vargas, dan penalti Granit Xhaka.

Bosnia sempat memperkecil ketertinggalan lewat Ermin Mahmic setelah Tarik Muharemovic diganjar kartu merah.

About the Author
📰 Latest Updates