Tim nasional Panama akan menghadapi Ghana dalam pertandingan babak penyisihan Grup L Piala Dunia 2026.
Laga ini akan digelar di Stadion Toronto, Kanada, pada Rabu, 17 Juni 2026 pukul 19.00 waktu setempat.
>>> GoPay Luncurkan Kartu Ucapan Ulang Tahun Personal untuk Pengguna
Pertemuan ini menjadi yang pertama sepanjang sejarah bagi kedua negara di semua ajang kompetisi internasional.
Kedua tim berada satu grup dengan Inggris dan Kroasia, sehingga hasil pertandingan ini sangat krusial bagi peluang kelolosan mereka.
Kekuatan Tim Pincang
Kondisi kekuatan kedua tim dipastikan pincang. Gelandang andalan Ghana, Thomas Partey, dipastikan absen karena banding penolakan visa Kanada miliknya ditolak oleh otoritas terkait.
Sementara itu, gelandang Panama, Adalberto Carrasquilla, dilaporkan tidak akan menjadi starter akibat cedera otot.
Ghana saat ini menempati peringkat 72 dunia dan dilatih oleh Carlos Queiroz. Panama berada di peringkat 30 dunia di bawah asuhan Thomas Christiansen.
Pernyataan Pelatih Ghana
Pelatih kepala Ghana, Carlos Queiroz, menegaskan kesiapan timnya dalam konferensi pers menjelang pertandingan.
Ini menjadi Piala Dunia kelima bagi pria berusia 73 tahun tersebut setelah sebelumnya pernah menangani Portugal, Iran, Kolombia, dan Mesir.
"Kami memiliki rencana yang sudah siap.
Saat ini kami mengandalkan semua 26 pemain yang ada dalam skuad, dan besok kami akan membuat keputusan serta melihat susunan pemain inti," ujar Queiroz.
Mengenai absennya Thomas Partey akibat kendala visa, Queiroz enggan berkomentar lebih jauh. "Saya pikir tidak perlu berkomentar.
>>> 7 Aplikasi Penghasil Uang Langsung ke DANA yang Terpercaya
Ceritanya terbuka; kebebasan berbicara terbuka, jadi menambahkan lebih banyak komentar tentang masalah yang tidak masuk akal bukanlah urusan saya.
Urusan saya adalah bermain dengan kartu yang ada di depan saya," katanya.
Queiroz menyatakan bahwa timnya akan langsung fokus pada pendekatan akhir pertandingan setelah keputusan hukum mengenai banding visa tersebut resmi dikeluarkan.
"Kami menunggu keputusan. Ketika keputusan datang, kami siap untuk melakukan pendekatan akhir ke pertandingan," ujarnya.
Terkait tekanan dalam laga pembuka yang dinilai wajib dimenangkan, mantan pelatih Real Madrid tersebut merespons sesuai prinsip sepak bola yang dipegangnya selama tiga dekade.
"Nilai kami tidak didasarkan pada niat atau keinginan. Nilai kami didasarkan pada hasil.
Dan satu-satunya obat yang bekerja dalam sepak bola adalah menang. Jadi, kami siap berjuang untuk hasil," kata Queiroz.
Queiroz menambahkan bahwa atmosfer pertandingan pertama ini tidak berbeda dengan laga-laga kompetitif lain yang pernah dia jalani.
"Saya tidak pernah ingat dalam hidup saya bermain pertandingan yang bukan pertandingan wajib menang," ujarnya.
Kendati Panama memiliki peringkat FIFA yang lebih tinggi, Queiroz mengklaim telah mengantongi kelemahan dari tim perwakilan Concacaf tersebut.