⌂ Beranda News Spanyol Hadapi Tanjung Verde di Piala Dunia 2026 Tanpa Lamine Yamal

Spanyol Hadapi Tanjung Verde di Piala Dunia 2026 Tanpa Lamine Yamal

Spanyol Hadapi Tanjung Verde di Piala Dunia 2026 Tanpa Lamine Yamal
Pertandingan Spanyol vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
A A Ukuran Teks16px

Tim nasional Spanyol memutuskan untuk mencadangkan bintang muda Lamine Yamal saat menghadapi tim debutan Tanjung Verde dalam pertandingan pembuka Grup H Piala Dunia 2026 di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, pada Senin (15/6/2026).

Keputusan mengistirahatkan pemain asal Barcelona tersebut diambil oleh pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, guna menjaga kebugaran sang penyerang sayap pasca-cedera.

>>> Polisi Tahan Massa Mahasiswa di Benhil untuk Sterilisasi Jalur Tamu Negara

Sebagai gantinya, lini serang La Roja dipercayakan kepada Ferran Torres dan Gavi untuk menopang pergerakan Mikel Oyarzabal sebagai ujung tombak utama.

Spanyol menerapkan formasi 4-3-3 dengan mengandalkan Unai Simon di bawah mistar gawang, dikawal kuartet bek Marcos Llorente, Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, serta Marc Cucurella.

Sektor tengah menjadi tumpuan kreativitas melalui trio Rodri, Pedri, dan Fabian Ruiz yang bertugas mendikte permainan sekaligus mengantisipasi serangan balik lawan.

Di kubu seberang, pelatih Tanjung Verde, Bubista, menurunkan kekuatan terbaik dalam formasi 4-2-3-1 demi memberikan perlawanan sengit pada laga debut mereka di Piala Dunia.

Tim berjuluk Blue Sharks ini mengandalkan penjaga gawang veteran Vozinha serta duet bek Roberto 'Pico' Lopes dan Diney Borges, sementara Jovane Cabral diplot sebagai motor serangan untuk menyuplai bola kepada penyerang Dailon Livramento.

Pau Cubarsi Bicara soal Idola dan Rekan Baru

Sebelum pertandingan berlangsung, bek muda Spanyol Pau Cubarsi sempat membagikan pandangannya mengenai turnamen ini, termasuk mengenai spekulasi transfer dan impian menghadapi legenda sepak bola di kompetisi dunia.

>>> Sidny Cabral Puji Dampak José Mourinho Jelang Debut Piala Dunia 2026

"Yes, I imagined it.

He’s been my idol since childhood," kata Pau Cubarsi, bek Barcelona, saat diwawancarai Mundo Deportivo seperti dilansir Barcablaugranes.

Cubarsi menambahkan bahwa dirinya belum pernah bertemu langsung dengan mantan kapten Barcelona tersebut di dalam lapangan sepak bola selama ini.

"I’ve never been able to see him in person, or on the field.

I would have preferred to play with him on my team, but if I have him in front of me, I’ll give it my all and try to defend him as best I can," ujar Pau Cubarsi.

Selain membahas mengenai potensi menghadapi pemain idola, Cubarsi juga memberikan tanggapan terkait rumor transfer yang mengaitkan klubnya dengan penyerang Julian Alvarez.

"He’s a spectacular player, as I already said. We all know the quality he possesses," tutur Pau Cubarsi.

>>> Saham BRI Melonjak 4,21% Usai Rencana Buyback Rp500 Miliar

Pemain bertahan berusia 19 tahun itu menegaskan bahwa fokusnya saat ini adalah bekerja sama dengan barisan penyerang yang sudah berada di dalam tim.

"There are many rumors, as there are every summer, but I’m focusing on the ones we have now: Ferran and Gordon, who has just joined," ucap Pau Cubarsi.

Dirinya juga memberikan pujian khusus kepada Anthony Gordon yang menjadi rekan setim barunya setelah sempat menjadi rival di kompetisi antarklub Eropa musim lalu.

"He’s very good.

He’s a player I’ve watched quite a bit and studied because we’ve played against him this season," jelas Pau Cubarsi.

Menurut sang bek, kehadiran Gordon membawa dimensi baru bagi daya gempur tim berkat fleksibilitas posisi serta kontribusi besarnya di lapangan.

>>> IHSG Melonjak 3,76%, Rupiah Menguat ke Rp 17.778 per Dolar AS

"He’s a very versatile striker, who’s great at finding space… He’s a player committed to the team, and I really like that," pungkas Pau Cubarsi.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru