⌂ Beranda News OJK Imbau Korban Penipuan Segera Lapor ke Indonesia Anti Scam Centre
News

OJK Imbau Korban Penipuan Segera Lapor ke Indonesia Anti Scam Centre

Ilustrasi OJK dan Indonesia Anti Scam Centre
Ilustrasi OJK dan Indonesia Anti Scam Centre
A A Ukuran Teks16px

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau masyarakat yang menjadi korban penipuan atau salah transfer untuk segera melapor melalui Indonesia Anti-Scam Centre (IASC).

Langkah cepat ini penting untuk menyelamatkan dana sebelum dilarikan oleh penipu.

Imbauan tersebut disampaikan OJK melalui akun Instagram resmi @ojkindonesia pada Minggu (14/6/2026). OJK menekankan bahwa kecepatan pelaporan sangat krusial dalam penanganan kasus penipuan.

“Baru sadar ternyata transfer ke 'customer service' palsu? Atau saldo berkurang padahal kamu nggak beli apa-apa?

Kena scam bukan akhir dari segalanya. Jangan panik, ada yang bisa kamu lakukan!”

tulis OJK dalam unggahannya.

Masyarakat yang menjadi korban diminta untuk tidak tinggal diam dan langsung mengakses situs resmi iasc. ojk.

go. id.

Semakin cepat laporan disampaikan, semakin besar peluang dana yang tersimpan di rekening tujuan dapat diselamatkan.

Data dan Modus Penipuan

Berdasarkan data hingga Mei 2026, IASC telah menerima 579.459 laporan penipuan dengan total 998.558 rekening yang dilaporkan.

Dari jumlah tersebut, tindakan tegas telah diambil terhadap 515.553 rekening yang terbukti bermasalah melalui pemblokiran.

Dana korban scam senilai Rp 196,93 miliar berhasil dikembalikan. “Artinya, setiap laporan itu penting membantu menghentikan pelaku dan mencegah korban baru,” bunyi keterangan OJK.

OJK juga mengidentifikasi modus penipuan yang semakin canggih.

Beberapa metode yang kerap ditemukan meliputi penyamaran sebagai perusahaan resmi (impersonation), lowongan kerja paruh waktu palsu, tugas mengklik atau melihat iklan berbayar, deposit e-commerce palsu, hingga investasi kripto ilegal.

Selain itu, Satgas PASTI pada Mei 2026 telah menghentikan beberapa kegiatan usaha, yaitu CANTVR, YUDIA, MAGENTO, Appeninc, VID, dan Sensenowai.

📰 Update Terbaru