Pasukan Ukraina menyerang pabrik pupuk dan kimia di wilayah Tula serta fasilitas penyimpanan minyak di Yaroslavl.
Serangan udara ini merupakan aksi terbaru dalam operasi jarak jauh di area Rusia.
Pabrik Azot di Tula berperan penting dalam kapasitas bahan peledak Rusia. Gubernur Tula, Dmitry Milyaev, mengatakan puing-puing drone jatuh di area pabrik di Novomoskovsk.
Tingkat kerusakan masih dievaluasi.
Novomoskovsk terletak sekitar 200 kilometer di selatan Moskow dan 660 kilometer di timur laut Kyiv.
Di Yaroslavl, timur laut Moskow, serangan mengenai fasilitas penyimpanan bahan bakar hingga memicu kebakaran. Gubernur Mikhail Yevrayev mengonfirmasi hal tersebut.
Kompleks itu milik Badan Cadangan Negara Rusia, berjarak sekitar 1.000 kilometer dari Kyiv.
Rekaman media sosial menunjukkan kepulan asap besar di langit. Beberapa bandara menghentikan penerbangan sementara pada hari Minggu.
Lalu lintas jalan antara Yaroslavl dan Moskow juga terganggu.
Di wilayah Oryol, Rusia barat, satu orang tewas dan delapan luka-luka. Gubernur Andrey Klychkov menyebut sebuah drone Ukraina menghantam bangunan tempat tinggal.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan serangan itu sebagai tanggapan atas penolakan Rusia mengakhiri perang.
"Kami telah menawarkan setiap format negosiasi, dan satu-satunya tanggapan adalah agresi berkelanjutan," tulisnya di X.
Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim mencegat 249 drone Ukraina semalam di berbagai kawasan dan Laut Azov.
Sementara itu, Angkatan Udara Ukraina menyatakan Rusia menyerang dengan 98 drone, 91 di antaranya berhasil dilumpuhkan.
Sebelumnya pada hari Sabtu, kebakaran terjadi di pelabuhan Temryuk, Krasnodar, akibat puing-puing serangan drone Ukraina.