⌂ Beranda News Andi Amran Sulaiman Pastikan Stok Beras Aman, Ancam Tindak Pedagang Nakal

Andi Amran Sulaiman Pastikan Stok Beras Aman, Ancam Tindak Pedagang Nakal

Andi Amran Sulaiman Pastikan Stok Beras Aman, Ancam Tindak Pedagang Nakal
Gudang beras Bulog dengan tumpukan karung beras
A A Ukuran Teks16px

Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman, memastikan stok beras nasional dalam kondisi aman. Ia menegaskan tidak ada kelangkaan beras di tanah air.

Pernyataan itu disampaikan Amran dalam keterangan tertulis pada Minggu (14/6/2026). Ia merujuk pada data Cadangan Beras Pemerintah yang dikelola Perum Bulog.

>>> Pemerintah Setujui Perluasan KEK Gresik untuk Akomodasi Investasi

"Tidak ada langka. Semua gudang kita penuh dengan beras sekarang ini.

Stok sekarang 5,3 juta ton. Kemampuan gudang kita 3 juta ton.

Kita sudah sewa 2,3 juta ton dan ini tertinggi selama merdeka," kata Amran.

Pengawasan Distribusi dan Tindakan Tegas

Pemerintah tidak bergerak sendiri dalam mengawasi distribusi pangan. Pemantauan intensif dilakukan bersama Satgas Pangan Polri di berbagai wilayah.

>>> Bank Jakarta Dorong Transaksi Digital di Jakarta Fair 2026

Amran memberikan peringatan keras kepada pedagang yang mencoba mengambil keuntungan tidak wajar. Ia meminta seluruh pedagang beras di Indonesia untuk tidak mempermainkan harga.

"Tolong sekali lagi, seluruh pedagang beras seluruh Indonesia, jangan mempermainkan harga. Kami sudah sepakat dengan Satgas Pangan, seluruh Dirkrimsus se-Indonesia.

Kami putuskan kita pantau dan yang nakal kita tindak," tegas Amran.

>>> Menakar Ulang Stabilitas Ekonomi Indonesia: Saatnya Beralih ke Produktivitas?

Selain pengawasan, kebijakan distribusi juga disesuaikan. Perum Bulog diminta lebih progresif menggelontorkan produk pangan ke pasaran.

Pasokan tidak hanya terfokus pada beras medium melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan. Varian beras premium juga akan diperbanyak.

"Justru itu Bulog harus buat beras premium lebih banyak," ujar Amran.

Berdasarkan laporan Bapanas, persediaan beras komersial di gudang Bulog per 12 Juni mencapai 11,4 ribu ton.

>>> Mengenal Vagitus Uterinus, Fenomena Langka Janin Menangis di Kandungan

Realisasi pengadaan telah mencapai 45,5 ribu ton dari target nasional 3,1 juta ton.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru