Pelatih tim nasional Turki Vincenzo Montella mengkhawatirkan kesiapan fisik sejumlah pemain pilar menjelang laga pembuka Grup D Piala Dunia 2026 melawan Australia.
Pertandingan tersebut akan digelar di Vancouver, Kanada, pada Minggu, 14 Juni 2026.
>>> Kementerian ESDM: Konsumsi BBM Bioetanol E5 Capai 7.572 Kiloliter hingga Maret 2026
Kekhawatiran muncul karena beberapa pemain kunci seperti Hakan Calhanoglu, Kenan Yildiz, dan Arda Guler baru pulih dari cedera.
Mereka minim menit bermain dalam beberapa bulan terakhir bersama klub.
Kondisi fisik yang belum bugar membuat strategi timnas Turki harus disesuaikan.
Hal ini untuk mengantisipasi permainan fisik Australia yang dinilai memiliki keuntungan pengalaman di turnamen.
"Dalam beberapa bulan terakhir mereka jarang bermain karena masalah fisik, saya tidak tahu seberapa tahan mereka," kata Montella.
Montella juga menyampaikan keraguan mengenai kemampuan Calhanoglu, Yildiz, dan Arda bermain penuh.
>>> Spurs Hadapi Knicks di Game 5 Final NBA, Wembanyama Yakin Bisa Balikkan Keadaan
"Saya rasa mereka belum bisa bermain 100 menit. Ada tanda tanya di benak saya," ujarnya.
Kendati demikian, Montella tetap optimistis dengan motivasi anak asuhnya.
"Kami sangat antusias menghadapi pertandingan yang sudah dinanti 24 tahun. Kami yakin bisa tampil baik," katanya.
Ia menambahkan bahwa timnya siap menghadapi tekanan dan ingin membanggakan negara.
"Kami sadar tantangan di Piala Dunia, tapi percaya bisa mengatasinya. Kami ingin menikmati momen ini," ujar Montella.
>>> Turki vs Australia: Laga Pembuka Grup D Piala Dunia 2026 di Vancouver
Montella juga merespons psywar lawan yang menyebut absennya Turki selama 24 tahun akan memicu kepanikan.
"Kami tidak bermain di Piala Dunia selama 24 tahun, mereka sudah enam turnamen. Tapi tidak semua pemain mereka berpengalaman," katanya.
Ia menekankan pentingnya kemenangan di laga perdana.
"Pertandingan pertama akan menentukan. Kemenangan memberi keuntungan besar bagi langkah kami selanjutnya," ujarnya.
Media Inggris The Guardian sebelumnya menyoroti Arda Guler sebagai sosok kreatif, namun juga menilai lini depan Turki kurang produktif.
BBC menyoroti peran Baris Alper Yilmaz, penyerang serbabisa Galatasaray berusia 25 tahun yang dijuluki "The Tank".
>>> Hajime Moriyasu Tunjuk Ko Itakura Jadi Kapten Timnas Jepang
Sebelum bertolak ke Kanada, timnas Turki menjalani pemusatan latihan di Miami, Amerika Serikat, setelah uji coba melawan Venezuela.