Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat penguatan signifikan sebesar 7,38% ke level 6.007,6 pada pekan ini.
Lonjakan ini didukung oleh kenaikan nilai kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) sebesar 7,31% menjadi Rp 10.524 triliun.
>>> BPJS Kesehatan Tegaskan Aturan Layanan yang Tidak Ditanggung
Berdasarkan data BEI periode perdagangan 8-12 Juni 2026, terdapat sepuluh saham yang menjadi penggerak utama indeks.
Daftar Saham Paling Berpengaruh
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi kontributor terbesar dengan menyumbang 79,63 poin terhadap IHSG.
Saham ini mencatat kenaikan harga 16,75% dan memiliki kapitalisasi pasar saham free float (MCFF) sebesar Rp 247,6 triliun.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) berkontribusi 28,17 poin dengan kenaikan harga 9,38% dan MCFF Rp 146,5 triliun.
>>> Garuda AI Impact Summit 2026 Soroti Tantangan Adopsi Teknologi
PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) menyumbang 24,26 poin setelah harga naik 17,5% dan MCFF mencapai Rp 72,67 triliun.
PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) memberikan kontribusi 18,96 poin seiring lonjakan harga 35,25% dan MCFF Rp 32,45 triliun.
PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menyumbang 18,08 poin dengan kenaikan harga 13,65% dan MCFF Rp 67,14 triliun.
>>> Kenaikan Harga Pertamax Keluhkan Konsumen Sepeda Motor di Jabodetabek
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) berkontribusi 17,25 poin, harga naik 4,01%, dan MCFF Rp 199,36 triliun.
PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menyumbang 12,38 poin dengan kenaikan harga 14,86% dan MCFF Rp 42,66 triliun.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) memberikan kontribusi 11,33 poin setelah harga naik 10,9% dan MCFF Rp 51,42 triliun.
PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menyumbang 11,27 poin dengan lonjakan harga 41,76% dan MCFF Rp 17,06 triliun.
>>> INDEF Desak Pemerintah Siapkan Stimulus Fundamental Redam Kenaikan BBM
PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) menutup daftar dengan sumbangan 11,21 poin, harga naik 10,96%, dan MCFF Rp 50,6 triliun.