⌂ Beranda News Spacex Raup Rp1.222 Triliun Lewat IPO Terbesar Sepanjang Sejarah
News

Spacex Raup Rp1.222 Triliun Lewat IPO Terbesar Sepanjang Sejarah

Roket SpaceX meluncur dengan latar langit biru
Roket SpaceX meluncur dengan latar langit biru
A A Ukuran Teks16px

SpaceX, perusahaan antariksa milik Elon Musk, resmi mencatatkan penawaran saham perdana (IPO) terbesar sepanjang sejarah.

Perusahaan berhasil menghimpun dana sebesar US$75 miliar atau setara Rp1.222 triliun pada Jumat (12/6/2026).

IPO ini melampaui rekor sebelumnya yang dipegang oleh Saudi Aramco, perusahaan minyak asal Arab Saudi.

Dalam aksi korporasi tersebut, SpaceX melepas sebanyak 555,6 juta lembar saham dengan harga US$135 per lembar.

Valuasi total SpaceX kini melesat hingga sekitar US$1,77 triliun atau Rp28.851 triliun.

Angka tersebut menempatkan SpaceX ke dalam jajaran emiten paling bernilai di dunia.

Permintaan investor terhadap saham SpaceX sangat tinggi, menyebabkan kelebihan pemesanan yang masif.

Pasar merespons positif lini bisnis perusahaan, termasuk peluncuran roket, internet satelit Starlink, dan kecerdasan buatan melalui xAI.

Starlink Jadi Motor Pertumbuhan

Sektor internet satelit Starlink menjadi motor pertumbuhan utama pendapatan SpaceX.

Starlink tercatat memiliki lebih dari 10 juta pelanggan di berbagai belahan dunia.

Layanan ini menyumbang sekitar 60 persen dari total pendapatan perusahaan.

Pada tahun lalu, akumulasi pendapatan SpaceX mencapai US$18,67 miliar atau sekitar Rp304 triliun.

Meski pendapatan tumbuh signifikan, perusahaan masih mencatat kerugian bersih US$4,94 miliar atau Rp80,5 triliun pada 2025.

Kondisi ini berbalik dari tahun 2024 saat SpaceX sempat mencatatkan keuntungan finansial.

Investor tetap optimistis terhadap prospek keuntungan jangka panjang perusahaan.

Fokus ekspansi SpaceX ke depan meliputi pengembangan pesawat Starship, perluasan jaringan Starlink, dan integrasi bisnis kecerdasan buatan.

📰 Update Terbaru