PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) resmi menunjuk dr Widjanarko Brotosaputro sebagai Komisaris Utama yang baru.
Penunjukan ini dilakukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2025 yang digelar secara hybrid di Jakarta pada Kamis (11/6/2026).
>>> Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tidak Naik, Fokus pada Regulasi Baru
Keputusan tersebut diambil setelah para pemegang saham menyetujui pengunduran diri Robby Yulianto dari jabatan Komisaris Utama sebelumnya.
Penguatan Tata Kelola Perusahaan
Manajemen perusahaan menyatakan bahwa perombakan pengurus ini merupakan bagian dari upaya penguatan tata kelola di tengah fase akselerasi bisnis yang sedang berjalan.
Widjanarko Brotosaputro memiliki pengalaman lebih dari tiga dekade di industri farmasi nasional.
Dalam menjalankan fungsi pengawasan, ia akan bersinergi dengan dua Komisaris Independen, yaitu Maura Linda Sitanggang dan Charles D.
>>> Panduan Investasi Saham Modal Kecil untuk Investor Pemula
Marpaung.
Direktur Utama Pyridam Farma, Lee Yan Gwan, menyampaikan apresiasi atas kontribusi jajaran pengurus sebelumnya.
Ia juga menegaskan pentingnya penguatan struktur pengawasan untuk mendukung pertumbuhan perusahaan.
>>> CEO Anker: Power Bank Bakal Kehilangan Tren dalam Beberapa Tahun
"Setelah integrasi penuh dengan Probiotec Australia, kami telah menyelesaikan berbagai proyek investasi strategis, mulai dari fasilitas Kemps Creek di Australia hingga Lini Produksi 3 di Cikarang.
Ini menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan jangka panjang PYFA," ujar Lee Yan Gwan.
Berdasarkan laporan kinerja sepanjang 2025, perusahaan mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp 2,76 triliun atau tumbuh 43,7% secara tahunan.
EBITDA yang diperoleh mencapai Rp 203,7 miliar.
>>> Dokter Tegaskan Angin Duduk Bukan Masuk Angin Biasa, Ini Bedanya
Pertumbuhan kinerja keuangan yang solid tersebut ditopang oleh penguatan lini bisnis CDMO serta konsolidasi penuh dengan Probiotec.