⌂ Beranda News PLTU Jeranjang Pangkas Penggunaan Batu Bara Lewat Cofiring Biomassa

PLTU Jeranjang Pangkas Penggunaan Batu Bara Lewat Cofiring Biomassa

PLTU Jeranjang Pangkas Penggunaan Batu Bara Lewat Cofiring Biomassa
PLTU Jeranjang menggunakan biomassa untuk mengurangi batu bara
A A Ukuran Teks16px

PLTU Jeranjang yang dikelola PLN Indonesia Power terus memperkuat langkah menuju target Net Zero Emission melalui pemanfaatan biomassa sebagai bahan bakar pendamping batu bara.

Program cofiring biomassa ini sudah berjalan sejak 2019. Pembangkit memanfaatkan limbah organik berupa woodchip dan Solid Recovered Fuel (SRF) sebagai campuran bahan bakar.

>>> DPR dan Pemerintah Sepakati Kerangka Ekonomi Makro 2027

Volume pemanfaatan biomassa di fasilitas ini terus meningkat secara berkala. Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mempercepat transisi energi bersih di Indonesia.

Pasokan biomassa sebagian berasal dari pengolahan sampah organik yang sebelumnya menumpuk di tempat pembuangan akhir. Limbah tersebut diolah menjadi bahan bakar alternatif bernilai guna tinggi.

Manfaat Lingkungan dan Ekonomi

Inisiatif ini tidak hanya menekan timbunan sampah dan emisi karbon. Program tersebut juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar yang terintegrasi dalam rantai pasok energi hijau.

>>> PT Meratus Bantah Isu Akuisisi oleh Waresix

Assistent Manager Administrasi PLN Indonesia Power UBP Jeranjang, Teguh Budiyanto, mengatakan langkah ini merupakan kontribusi perusahaan terhadap agenda transisi energi nasional.

"Pemanfaatan biomassa melalui program cofiring menjadi salah satu langkah konkret kami dalam mengurangi penggunaan batu bara sekaligus mendukung target pengurangan emisi.

Di sisi lain, program ini juga memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (12/6/2026).

Selain optimalisasi operasional, PLTU Jeranjang juga aktif dalam pelestarian lingkungan. Program penanaman pohon, penghijauan, dan penguatan ekosistem pesisir terus digalakkan di sekitar kawasan operasional.

>>> Petani Optimistis Target Produksi Jagung 18 Juta Ton Tercapai

Manajemen telah menanam ribuan pohon cemara udang di pesisir Lombok. Langkah ini bertujuan meminimalisasi risiko abrasi sekaligus memperkokoh fungsi ekologis wilayah pantai setempat.

Dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, pekerja PLTU Jeranjang menggelar aksi Bike to Work bertajuk "Gowes to Jeranjang".

Kegiatan ini sebagai kampanye gaya hidup sehat rendah emisi karbon.

>>> Henry Indraguna Dukung Operasional Danantara untuk Amankan Devisa Negara

Melalui rangkaian inisiatif tersebut, PLTU Jeranjang membuktikan bahwa transisi energi tidak hanya berfokus pada pembaruan teknologi. Program ini mampu menghadirkan dampak positif bagi kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru