⌂ Beranda News Saham PANI Anjlok 52%, Manajemen Fokus Perkuat Fundamental Bisnis

Saham PANI Anjlok 52%, Manajemen Fokus Perkuat Fundamental Bisnis

Saham PANI Anjlok 52%, Manajemen Fokus Perkuat Fundamental Bisnis
Grafik penurunan saham PANI
A A Ukuran Teks16px

Saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) mengalami tekanan berat sepanjang tahun berjalan. Secara year to date (ytd), harga saham emiten properti ini terkoreksi hingga 52,18%.

Dalam sebulan terakhir, nilai saham PANI juga merosot 34,69%.

>>> MIAP dan BPOM Umumkan Pemenang Sayembara Edukasi Waspada Obat dan Makanan Palsu

Pada penutupan sesi pertama hari ini, saham masih berada di zona merah dengan penurunan 4,74% ke level Rp6.025.

Manajemen Fokus pada Operasional

Direktur PANI, Yohanes Edmond Budiman, menjelaskan bahwa fluktuasi harga saham dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti sentimen pasar. Manajemen memilih untuk berkonsentrasi pada pencapaian operasional.

“Kami memahami bahwa harga saham dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti sentimen pasar.

>>> Cara Mudah Mengaktifkan Kembali BPJS Kesehatan yang Tidak Aktif

Namun demikian, fokus utama manajemen saat ini adalah meningkatkan kinerja operasional dan fundamental perseroan dalam jangka panjang,” kata Yohanes dalam paparan publik secara daring pada Kamis (11/6/2026).

PANI didukung oleh land bank seluas sekitar 1.825 hektare. Kondisi keuangan internal perseroan juga tetap sehat di tengah pengerjaan proyek baru di kawasan PIK 2.

“Kami meyakini bahwa penciptaan nilai jangka panjang bagi pemegang saham berasal dari konsistensi kinerja dan pengembangan bisnis yang berkelanjutan,” imbuh Yohanes.

>>> Waspada Skimming ATM, Ini Tips Menghindari Pencurian Data Nasabah

Meskipun pasar bergejolak, PANI optimistis mempertahankan target marketing sales 2026 sebesar Rp4,3 triliun. Hingga April lalu, realisasi penjualan telah mencapai 23% dari target tahunan.

Sekretaris Perusahaan PANI, Christy Grassela, menyebut capaian tersebut sejalan dengan rata-rata industri properti nasional. Umumnya, sektor ini mencatat realisasi di atas 20% pada periode yang sama.

“Semoga target tersebut dapat tercapai, meskipun terdapat tantangan seperti pergerakan suku bunga dan kondisi geopolitik global yang berada di luar kendali kami sebagai pengembang properti,” ujar Christy.

>>> Zulkifli Hasan Ungkap Praktik Jual Beli Titik Makan Bergizi Gratis

Untuk mengantisipasi tantangan ke depan, PANI akan terus memantau kebijakan moneter dan situasi ekonomi makro. Langkah ini diambil untuk memitigasi dampak terhadap daya beli konsumen.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru