⌂ Beranda News MIAP dan BPOM Umumkan Pemenang Sayembara Edukasi Waspada Obat dan Makanan Palsu

MIAP dan BPOM Umumkan Pemenang Sayembara Edukasi Waspada Obat dan Makanan Palsu

MIAP dan BPOM Umumkan Pemenang Sayembara Edukasi Waspada Obat dan Makanan Palsu
MIAP dan BPOM umumkan pemenang sayembara edukasi waspada obat dan makanan palsu
A A Ukuran Teks16px

Masyarakat Indonesia Anti Pemalsuan (MIAP) bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) mengumumkan pemenang sayembara konten media sosial dan poster edukasi.

Kegiatan ini bertajuk "Cerdas Sebelum Belanja, Pilih Tempat yang Jelas dan Terpercaya".

>>> Pemerintah Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 5,8% Hingga 6,5% pada 2027

Peredaran obat dan makanan palsu masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat.

Produk ilegal ini tidak hanya merugikan pelaku usaha yang patuh hukum, tetapi juga berpotensi menyebabkan kegagalan terapi, keracunan, hingga kematian.

Konsumen pun menghadapi kerugian finansial karena mendapatkan produk yang tidak memenuhi standar mutu dan keamanan.

Kategori dan Pemenang

Dalam Kategori Konten Sosial Media, peringkat pertama diraih oleh Tiansi dari Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, dengan karya berjudul "PALUGADA".

>>> Jadwal KRL Jogja-Solo 11 Juni 2026: Beroperasi Normal hingga Malam

Peringkat kedua ditempati Hayunda Hasnan Habib dari Kota Surakarta, Jawa Tengah, lewat karya "Tips Aman Belanja Obat dan Makanan".

Peringkat ketiga diraih Abdul Wahid Shafauzadi dari Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, dengan judul "Selalu Cek KLIK".

Untuk Kategori Poster Edukasi, peringkat pertama dimenangkan oleh M Talal dari Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh, melalui karya "Belanja Cerdas, Hidup Berkualitas".

Peringkat kedua diraih Sungging Priyanto dari Kabupaten Tangerang, Banten, dengan karya "Konsumen Cerdas".

Peringkat ketiga ditempati Chika Yutha Cahyacetta dari Kota Salatiga, Jawa Tengah, lewat judul "Pilih Tempat Terpercaya Agar Terhindar dari Bahaya".

>>> Investor Asing Borong 6 Juta Saham BBNI Senilai Rp21,16 Miliar

Direktur Eksekutif MIAP Justisiari P Kusumah menyatakan bahwa program ini merupakan ajakan kepada masyarakat untuk terlibat dalam upaya perlindungan dan lebih berhati-hati dalam memilih serta membeli produk obat dan makanan.

"Melalui edukasi yang berkelanjutan, masyarakat diharapkan makin terlindungi dari risiko peredaran obat dan makanan palsu, serta mampu menjadi agen perubahan dalam menyebarluaskan pesan kewaspadaan kepada lingkungan sekitarnya," jelas Justisiari.

Sayembara ini diumumkan dalam rangkaian kegiatan Safe Sound Fest: Bersuara Sehat Tanpa Penyalahgunaan Obat bersama BPOM.

MIAP berkomitmen menekan dampak pemalsuan produk di Indonesia dan mendorong peran aktif publik melalui kerja sama lintas sektor.

>>> Matematikawan Prediksi Timnas Belanda Juara Piala Dunia 2026

Kompetisi ini diharapkan menjadi sarana edukasi kreatif yang memperluas penyebaran informasi lewat platform digital.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru