⌂ Beranda News NASA Ungkap Alasan Manusia Belum Kembali ke Bulan
News

NASA Ungkap Alasan Manusia Belum Kembali ke Bulan

Ilustrasi misi Artemis NASA ke Bulan
Ilustrasi misi Artemis NASA ke Bulan
A A Ukuran Teks16px

Manusia belum pernah menginjakkan kaki di Bulan sejak Desember 1972 melalui misi Apollo 17 milik NASA.

Badan antariksa tersebut baru mengumumkan kru Artemis III pada Juni 2026 yang dijadwalkan terbang ke satelit bumi pada 2027.

Faktor keselamatan astronaut menjadi prioritas utama yang mendasari lamanya waktu untuk kembali melakukan pendaratan.

Namun, kendala terbesar saat ini adalah keterbatasan armada kendaraan untuk membawa manusia ke permukaan Bulan.

Pesawat ruang angkasa Orion yang membawa kru Artemis II untuk mengelilingi Bulan tidak dirancang untuk mendarat di sana.

Strategi terkini melibatkan kendaraan terpisah buatan SpaceX milik Elon Musk yang akan bersiap di orbit sekitar Bulan.

Kendala Teknis dan Penundaan Proyek

Orbit bulan baru yang disebut Orbit Halo Hampir Lurus (Near Rectilinear Halo Orbit) akan membawa wahana antariksa mendekat ke permukaan Bulan.

Modul Layanan Eropa ESA memegang peran penting dalam menyokong Orion.

Laporan inspektur jenderal NASA pada Maret menunjukkan adanya hambatan berupa penundaan pengembangan wahana antariksa selama sekitar dua tahun.

Salah satu tantangannya adalah kebutuhan pengisian bahan bakar di luar angkasa yang melibatkan sekitar 11 kapal tanker.

Proses transfer propelan kriogenik dalam skala besar tersebut belum pernah dipraktikkan sebelumnya. NASA mengkhawatirkan kesiapan teknologi ini belum cukup matang menjelang target pendaratan tahun 2028.

Meskipun menghadapi berbagai rintangan teknis, proyek Artemis III tetap menjadi langkah awal NASA menuju realisasi pendaratan di Bulan.

Administrator NASA Jared Isaacman menyebut ini sebagai awal dari masa depan yang dibayangkan sejak kecil.

📰 Update Terbaru