⌂ Beranda News IHSG Melonjak, Investor Asing Justru Catat Net Sell Besar
News

IHSG Melonjak, Investor Asing Justru Catat Net Sell Besar

Grafik IHSG dan data net sell investor asing
Grafik pergerakan saham TPIA yang volatil
A A Ukuran Teks16px

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak lebih dari 10 persen pada 9 dan 10 Juni 2026.

Namun, di saat yang sama, investor asing justru mencatatkan aksi jual bersih atau net sell dalam jumlah besar di Bursa Efek Indonesia.

Lonjakan IHSG tersebut dipicu oleh kenaikan BI Rate dan penguatan nilai tukar rupiah. Akan tetapi, modal asing tetap keluar dari pasar saham domestik.

Faktor Pendorong Net Sell Asing

BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) mengungkapkan tiga faktor utama yang mendorong aksi jual bersih asing. Pertama, penyesuaian portofolio menjelang rebalancing indeks MSCI dan FTSE.

Kedua, peningkatan inflasi Amerika Serikat yang mencapai 4,2 persen secara tahunan. Hal ini memperkuat ekspektasi suku bunga tinggi dalam jangka waktu lama.

Ketiga, ketegangan geopolitik global yang meningkat.

"Meningkatnya tensi geopolitik mendorong investor beralih ke aset safe haven dan mengurangi eksposur pada pasar emerging market," kata BRIDS, Kamis (11/6/2026).

Data perdagangan menunjukkan, pada 10 Juni IHSG melesat 2,71 persen dengan net sell asing mencapai Rp 2,93 triliun.

Sehari sebelumnya, pada 9 Juni, IHSG melonjak 7,57 persen dengan aksi jual bersih asing sebesar Rp 2,59 triliun.

Dengan demikian, meskipun IHSG menguat signifikan, investor asing justru mengurangi eksposur mereka di pasar Indonesia.

Keputusan ini dipengaruhi oleh faktor global yang mendorong aliran modal ke aset safe haven.

📰 Update Terbaru