Pemadaman listrik melanda berbagai wilayah di Jawa Barat, DKI Jakarta, hingga Jawa Tengah sejak Rabu (10/6/2026) hingga Kamis (11/6/2026).
Gangguan ini disebabkan oleh kendala teknis dan pemeliharaan jaringan.
>>> Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter, Ini Penjelasan Pemerintah
Sejumlah warga menyampaikan keluhan melalui media sosial.
Seorang warganet di Sawangan, Depok, Jawa Barat, melaporkan listrik mati sejak Rabu malam dan kembali padam pada Kamis pagi.
"@PLN_123 Sampe kapan Sawangan, Depok, Jawa Barat mati listrik??? Ini udah maksud hari ketiga mati lampu mulu," tulis akun Lotucies di X.
Warga di Cipayung, Jakarta Timur, juga mengeluhkan pemadaman mendadak tanpa pemberitahuan. "Mati listrik sekitar jam setengah dua [13.30] sampai setengah tiga [14.30].
>>> BAKTI Komdigi Naikkan Standar Kecepatan Internet Wilayah 3T Guna Pemerataan Kualitas
Gak ada pemberitahuan, tiba-tiba mati," kata Bunga melalui pesan singkat pada Kamis (11/6/2026).
Wilayah Jawa Barat yang terdampak meliputi Bandung, Cimahi, Karawang, Purwakarta, Bogor, Cikarang, Bekasi, Cirebon, dan Indramayu.
Warganet membagikan foto pengumuman PLN UP3 Bekasi yang menyebutkan penurunan pasok akibat gangguan teknis di PLTGU Jawa 1.
Pemadaman juga dirasakan di Jawa Tengah dan Yogyakarta, termasuk Kota Semarang dan Kabupaten Tegal. Di Tegal, listrik padam sejak sore hingga menjelang tengah malam.
"Listrik mati terjadi di beberapa daerah di Kabupaten Tegal sekitar 18.00-21.00 [WIB].
>>> Harga Emas Dunia Melemah Menuju Level Kunci 4.061 Dolar AS
Beberapa ada yang baru nyala sekitar jam 10 [22.00]," ujar Diki saat dihubungi pada Kamis (11/6/2026).
PLN UP3 Yogyakarta menyatakan pemadaman di wilayahnya pada Rabu (10/6/2026) pukul 10.00-13.00 WIB merupakan pemeliharaan jaringan terencana.
Namun, warganet melaporkan listrik masih padam hingga sore.
"Kami sampaikan 'Pemeliharaan Jaringan' guna menjaga kelancaran pasokan ke tempat pelanggan serta dalam upaya mencegah gangguan yang dapat mengakibatkan listrik padam," ungkap Humas PLN UP3 Yogyakarta dalam siaran pers.
>>> Kabelindo Murni Bagikan Dividen Tunai Rp 7,84 Miliar
Hingga berita ini diturunkan, PT PLN (Persero) pusat belum memberikan tanggapan resmi mengenai penyebab pasti pemadaman listrik yang meluas tersebut.