⌂ Beranda News Pasar Otomotif Indonesia Hadirkan Beragam Pilihan Mobil Listrik Murah

Pasar Otomotif Indonesia Hadirkan Beragam Pilihan Mobil Listrik Murah

Pasar Otomotif Indonesia Hadirkan Beragam Pilihan Mobil Listrik Murah
Jetour T1 i-DM SUV hybrid
A A Ukuran Teks16px

Pasar kendaraan elektrifikasi di Indonesia semakin berkembang dengan hadirnya beragam pilihan mobil listrik murah. Konsumen kini memiliki lebih banyak opsi untuk beralih dari kendaraan bermesin bensin.

Efisiensi biaya operasional menjadi keuntungan utama bagi pengguna mobil listrik untuk mobilitas sehari-hari. Selain harga kompetitif, perluasan jaringan stasiun pengisian daya membuat kendaraan ramah lingkungan ini kian praktis.

>>> Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter, Ini Penjelasan Pemerintah

Daftar Mobil Listrik Murah Pertengahan 2026

Wuling Air EV memimpin pasar dengan varian Standard Range seharga Rp184 jutaan dan Long Range Rp195 jutaan. Mobil compact ini unggul dalam bermanuver di jalan padat.

Seres E1 menyediakan alternatif dengan tipe B-Type Rp189 juta dan L-Type Rp219 juta. Desain interior city car ini unik dengan peredaman guncangan yang kaku namun stabil di perkotaan.

Changan Lumin hadir dengan banderol Rp222 juta. Kendaraan ini menonjolkan sistem kemudi presisi serta daya jelajah kompetitif.

>>> BAKTI Komdigi Naikkan Standar Kecepatan Internet Wilayah 3T Guna Pemerataan Kualitas

BYD Atto 1 mengandalkan teknologi Blade Battery yang efisien dan aman. Tipe Dynamic dijual Rp195 juta, sedangkan Premium Rp235 juta dengan fitur Vehicle to Load (V2L).

Geely EX2 Pro membawa kapasitas baterai 40,8 kWh dengan harga promo Rp229,9 juta. Keunggulannya terletak pada performa motor dan dashboard rendah yang memperluas pandangan.

>>> Harga Emas Dunia Melemah Menuju Level Kunci 4.061 Dolar AS

VinFast VF3 mengusung konsep SUV listrik mini seharga Rp227,65 juta termasuk baterai. Profil ban tebal membuatnya lebih tangguh di jalan tidak rata.

Panduan Sebelum Membeli

Konsumen disarankan mencocokkan spesifikasi dengan rutinitas harian. Jarak tempuh 180-250 km dinilai cukup untuk kebutuhan dalam kota.

Infrastruktur pengisian daya di rumah atau akses SPKLU juga wajib diperiksa. Langkah ini penting untuk kelancaran pengisian baterai.

>>> Kabelindo Murni Bagikan Dividen Tunai Rp 7,84 Miliar

Pilih produsen dengan garansi baterai panjang dan jaringan bengkel resmi. Kalkulasi total biaya kepemilikan, termasuk biaya listrik, asuransi, pajak, dan nilai jual kembali, juga perlu dipertimbangkan.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru