Nilai ekonomi digital Indonesia diproyeksikan terus tumbuh dan menjadi motor penggerak perekonomian nasional. Namun, optimisme itu dibayangi oleh merosotnya tingkat kepercayaan masyarakat di ruang digital.
Masyarakat kini menghadapi ancaman siber harian seperti panggilan scam, pesan penipuan, tautan phishing, hingga kebocoran data masif.
>>> Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: Sorotan Tajam pada Standar Keselamatan
Kehadiran kecerdasan artifisial makin memperumit situasi lewat deepfake, manipulasi informasi, dan penyalahgunaan identitas digital.
Persoalan ini bukan sekadar teknis, melainkan menyentuh aspek hilangnya rasa aman publik saat bertransaksi.
Rasa percaya merupakan pilar fundamental dalam ekosistem digital agar masyarakat nyaman beraktivitas tanpa kecemasan akan penyalahgunaan data.
>>> Harmoni Semesta Investama Akuisisi 61,85% Saham Satu Visi Putra Rp 178 Miliar
Jika krisis kepercayaan dibiarkan berlarut-larut, dampak jangka panjangnya bisa mengganggu arus investasi serta inovasi teknologi nasional.
Oleh sebab itu, agenda transformasi digital di Indonesia didorong untuk segera bergeser ke babak baru.
Mengubah Konsumsi Menjadi Produktivitas
Kebijakan yang semula berfokus pada perluasan infrastruktur konektivitas kini harus menitikberatkan pada penguatan sistem keamanan.
Pemerintah perlu merumuskan regulasi yang seimbang demi melindungi hak masyarakat sekaligus menjaga iklim kepastian berusaha bagi pelaku industri.
>>> TSMC Catat Lonjakan Penjualan 30 Persen Berkat Permintaan Chip AI
Sebagai pasar digital terbesar di Asia Tenggara, Indonesia dituntut tidak hanya menjadi konsumen teknologi dari negara asing.
Tantangan utama adalah mentransformasikan besarnya transaksi menjadi kepemilikan nilai ekonomi yang nyata.
Indonesia memiliki jumlah pengguna internet, media sosial, dan platform kecerdasan artifisial yang sangat melimpah. Pekerjaan rumah yang tersisa adalah mengubah aktivitas konsumsi agar mampu memicu produktivitas berskala nasional.
>>> Kemenperin Kaji Dampak Kenaikan Harga Pertamax pada Sektor Manufaktur
Apabila langkah ini tidak segera ditempuh, data dan transaksi yang dihasilkan dari tanah air hanya akan menguntungkan pihak luar.