Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. (TSMC) mencatat lonjakan penjualan bulanan sebesar 30 persen pada Mei 2026.
Peningkatan ini dipicu oleh masifnya pembangunan infrastruktur kecerdasan buatan (AI) di tingkat global.
>>> Harmoni Semesta Investama Resmi Kuasai 61,85% Saham PT Satu Visi Putra
Pendapatan yang diraup raksasa teknologi asal Taiwan tersebut mencapai NT$416,98 miliar atau setara US$13,2 miliar.
Akumulasi penjualan pada periode April dan Mei juga tumbuh sekitar 24 persen dibandingkan tahun lalu.
Para analis memproyeksikan pertumbuhan kuartal kedua dapat mencapai 35 persen.
TSMC memegang peran vital dalam ekosistem AI global sebagai produsen utama semikonduktor mutakhir.
Perusahaan ini memasok chip untuk raksasa seperti Nvidia Corp. dan Advanced Micro Devices Inc. (AMD).
>>> Kejagung Temukan Markup Pengadaan Motor Listrik Badan Gizi Nasional
Investasi Besar dari Perusahaan Teknologi
Kenaikan penjualan TSMC beriringan dengan langkah korporasi besar seperti Alphabet Inc., Amazon. com Inc., Meta Platforms Inc., dan Microsoft Corp.
Perusahaan-perusahaan tersebut bersiap menggelontorkan investasi terkait AI hingga US$725 miliar tahun ini.
Di sisi lain, tantangan pasokan masih membayangi industri ini di tengah optimisme pasar yang tinggi.
CEO TSMC C. C.
Wei menyatakan bahwa pasokan chip global perusahaan akan tetap tidak mencukupi permintaan selama beberapa tahun ke depan.
Pernyataan itu disampaikan kepada para pemegang saham awal Juni 2026.
>>> IHSG Ditutup Menguat 2,34 Persen Berkat Dorongan Saham Perbankan Besar
Kondisi keterbatasan pasokan juga dikonfirmasi oleh bos Nvidia, Jensen Huang.
Ia menyebut perusahaannya masih menghadapi kendala serupa dalam memenuhi kebutuhan pasar.
Pada April lalu, TSMC telah menaikkan proyeksi penjualan setahun penuh.
Perusahaan juga memperkirakan belanja modal akan mendekati batas atas target, yaitu US$56 miliar pada tahun 2026.
Meski permintaan sektor AI melonjak, TSMC tetap memasok chip untuk sektor ponsel pintar dan elektronik konsumen.
>>> DPR Peringatkan Potensi Pembengkakan Subsidi Akibat Kenaikan Harga Pertamax
Sektor tersebut kini dihantam kenaikan harga chip memori serta penurunan daya beli masyarakat.
