⌂ Beranda News Bank Mandiri Sambut Positif Kenaikan BI Rate Jadi 5,5 Persen

Bank Mandiri Sambut Positif Kenaikan BI Rate Jadi 5,5 Persen

Bank Mandiri Sambut Positif Kenaikan BI Rate Jadi 5,5 Persen
Gedung Bank Mandiri
A A Ukuran Teks16px

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menyambut positif keputusan Bank Indonesia yang menaikkan suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,5% pada Rabu (10/6/2026).

Manajemen Bank Mandiri menilai langkah pengetatan moneter ini sangat krusial bagi stabilitas perekonomian nasional di tengah ketidakpastian global.

>>> Adidas Sematkan Sensor Canggih pada Bola Piala Dunia 2026 Trionda

Dukung Stabilitas Nilai Tukar

Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Novita Widya Anggraini mengatakan langkah ini mencerminkan ketegasan bank sentral dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Tekanan datang dari dinamika eksternal, termasuk eskalasi di Timur Tengah dan arus keluar investasi portofolio asing.

Pihak bank menambahkan bahwa kondisi makroekonomi yang stabil menjadi kunci utama untuk menjaga kepercayaan para pelaku pasar dan pertumbuhan bisnis.

>>> Adhi Karya Tingkatkan Skor Shadow Rating ESG 2025

"Stabilitas yang terjaga merupakan fondasi penting bagi keberlanjutan aktivitas ekonomi, kepercayaan pelaku usaha dan masyarakat, serta penciptaan ruang pertumbuhan yang sehat dalam jangka panjang," kata Novita.

Meskipun terjadi fluktuasi suku bunga, sektor perbankan dipastikan akan terus menjalankan peran intermediasinya secara optimal demi menyokong dunia usaha.

"Ke depan, Bank Mandiri optimistis dapat terus mendukung kebutuhan pembiayaan pelaku usaha, UMKM, dan masyarakat, sejalan dengan perannya sebagai agent of development," jelas Novita.

>>> Mitsubishi Naikkan Harga Xpander dan Xpander Cross per Juni 2026

Sebelumnya, Bank Indonesia mengambil kebijakan ini karena melihat pelemahan rupiah yang terus berlanjut.

Gubernur BI Perry Warjiyo menyatakan bahwa evaluasi berkala menunjukkan pelemahan rupiah melebihi proyeksi awal.

Keputusan tersebut mengacu pada regulasi yang berlaku, termasuk Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (PPSK).

>>> Philip Dujic Pimpin Laga Persahabatan Irak vs Venezuela di Chicago

Pada perdagangan Rabu pagi, rupiah menguat 0,79% ke posisi Rp17.918/US$ saat pembukaan, dan bergerak ke Rp17.949/US$ pada pukul 09:12 WIB.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru