PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Rabu (10/6/2026) di Jakarta.
Rapat dimulai pukul 14.00 WIB dan membahas sembilan agenda penting perseroan.
Salah satu agenda utama adalah persetujuan penggunaan laba bersih untuk tahun buku 2025. Keputusan ini dinanti investor karena berkaitan dengan potensi pembagian dividen.
Proyeksi Dividen dari BRIDS
Analis BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) memperkirakan rasio pembagian dividen (DPR) Antam bisa mencapai 100%. Perkiraan ini setara dengan Rp299,98 per saham.
Proyeksi tersebut didasarkan pada laba bersih Antam tahun buku 2025 sebesar Rp7,21 triliun. EPS yang tercatat Rp299,98 juga mendukung estimasi DPR penuh.
BRIDS mencatat bahwa dalam dua tahun terakhir (buku 2023 dan 2024), Antam konsisten membagikan DPR 100%. Namun, kepastian besaran dan jadwal dividen baru akan diketahui setelah RUPST.
"Kepastian besaran dan jadwal keluar setelah RUPST," ujar BRIDS dalam risetnya.
Kinerja Saham ANTM
Menjelang RUPST, saham ANTM mencatat kenaikan signifikan. Pada perdagangan Selasa (9/6/2026), harga saham Antam melonjak 13,83% ke level Rp2.880.
Volume perdagangan mencapai 291,6 juta saham dengan frekuensi 55.192 kali. Total nilai transaksi tercatat Rp808,73 miliar.
Mandiri Sekuritas memberikan rekomendasi beli untuk saham ANTM dengan target harga Rp2.950. Pelaku pasar disarankan memasang stoploss di level Rp2.840.