PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp1,85 triliun hingga Mei 2026.
Angka ini melonjak 54,37 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp1,19 triliun.
Pertumbuhan laba ditopang oleh kenaikan pendapatan bunga bersih yang mencapai Rp7,11 triliun. Realisasi tersebut naik 14,97 persen secara tahunan.
Ekspansi Kredit dan Dana Pihak Ketiga
Total kredit dan pembiayaan konsolidasi meningkat 9,97 persen menjadi Rp403,06 triliun. Penghimpunan dana pihak ketiga juga tumbuh 9,11 persen secara tahunan menjadi Rp434,03 triliun.
Laba operasional konsolidasi tercatat Rp2,39 triliun, tumbuh 58,37 persen. Laba sebelum pencadangan mencapai Rp3,73 triliun.
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu menyatakan bahwa rumah merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Menurutnya, selama kebutuhan hunian layak masih tinggi, permintaan pembiayaan perumahan akan terus tumbuh.
Manajemen akan terus mengakselerasi penguatan ekosistem perumahan nasional melalui strategi transformasi bisnis. Langkah ini diiringi pengembangan portofolio produk dan layanan keuangan yang lebih terintegrasi.
