KASIKORNBANK (KBank) memperkuat transformasi layanan keuangan digital melalui kerja sama strategis dengan Ant International.
Langkah ini bertujuan mengembangkan infrastruktur pembayaran lintas negara dan manajemen likuiditas yang lebih modern di Thailand.
>>> DJP Sempurnakan Kebijakan Pajak UMKM Lewat PP Nomor 20 Tahun 2026
Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU).
Kerja sama ini menggabungkan layanan keuangan teregulasi milik KBank dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) serta solusi fintech dari Ant International.
Melalui kerja sama ini, kedua perusahaan berupaya menghadirkan sistem transaksi lintas negara berbasis dolar AS.
Sistem tersebut dirancang untuk beroperasi secara real-time selama 24 jam sehari dan tujuh hari dalam sepekan.
Inisiatif ini akan memanfaatkan Blockchain Deposit Accounts dari Kinexys by J. P.
Morgan. Unit bisnis blockchain tersebut berada di bawah naungan J.
P. Morgan Payments.
Pemanfaatan teknologi blockchain diharapkan mampu mempercepat perpindahan likuiditas antarnegara. Teknologi ini juga ditargetkan meningkatkan efisiensi transaksi sekaligus mendukung operasional pembayaran tanpa henti.
>>> Kemendikdasmen Salurkan PIP 2026 untuk Siswa Kurang Mampu
KBank dan Ant International juga akan menjajaki pengembangan solusi terintegrasi lainnya. Solusi tersebut mencakup penerimaan pembayaran, proses kliring, hingga penyelesaian transaksi atau settlement.
Langkah pengembangan ini diharapkan dapat memperlancar arus kas pelaku usaha. Proses transaksi juga diproyeksikan menjadi lebih cepat dan efisien.
Kolaborasi Berkelanjutan
Kerja sama terbaru ini merupakan kelanjutan dari hubungan yang telah terjalin sebelumnya. Hubungan tersebut melibatkan KBank dan berbagai layanan pembayaran global milik Ant International.
Aplikasi mobile banking KPLUS milik KBank kini telah terhubung dengan jaringan global melalui platform pembayaran digital Alipay+.
Jaringan ini mencakup sekitar 150 juta merchant dan 1,8 miliar akun pengguna di berbagai negara.
Integrasi dengan Antom juga memperluas fungsi KPLUS di pasar domestik.
Platform ini kini menjadi salah satu metode pembayaran yang dapat digunakan melalui Google Pay oleh merchant di Thailand.
Executive Vice President KASIKORNBANK, Karin Boonlertvanich, mengatakan sistem pembayaran lintas negara masih menghadapi tantangan berupa infrastruktur yang terfragmentasi.
>>> Cara Cek Keaslian STNK Kendaraan Bekas untuk Hindari Masalah Hukum
Hal ini menghambat pergerakan likuiditas.
Menurutnya, integrasi teknologi blockchain ke dalam sistem keuangan yang telah diatur regulator akan membantu menciptakan aliran dana yang lebih transparan, efisien, dan mudah dikembangkan.
Hal ini berlaku antara jaringan global dan perekonomian lokal.
Sementara itu, General Manager of Platform Tech sekaligus Senior Vice President Ant International, Kelvin Li, menilai adopsi teknologi AI dan blockchain yang aman menjadi faktor penting.
Hal ini mendukung kesiapan pasar berkembang menghadapi ekonomi digital global.
Ia mengatakan Ant International berkomitmen mendukung KBank dalam menghadirkan solusi pembayaran yang lebih efisien bagi pelaku usaha di Thailand.
Terutama usaha kecil dan menengah (UKM), sehingga mereka dapat menjangkau pasar internasional dengan lebih mudah.
KBank dan Ant International berharap kolaborasi ini dapat memperkuat fondasi sistem pembayaran global yang lebih terhubung, efisien, dan andal.
>>> Ditjen Pajak Sesuaikan Aturan PPh Final UMKM 0,5 Persen
Kedua perusahaan menilai pengembangan infrastruktur keuangan digital akan memainkan peran penting dalam mendukung pertumbuhan perdagangan lintas negara di masa depan.