Bank Mandiri resmi menjadi bank pertama di Indonesia yang terhubung langsung ke Cross-Border Interbank Payment System (CIPS) di Shanghai, China.
Konektivitas ini diumumkan pada Kamis, 11 Juni 2026.
>>> Kemendikdasmen Mulai Salurkan Dana BOSP SMA Tahap 2 Juli 2026
Infrastruktur pembayaran global ini berada di bawah naungan People's Bank of China (PBoC). Langkah ini bertujuan mempercepat layanan transaksi berbasis Renminbi (RMB).
Integrasi tersebut merupakan tindak lanjut penguatan kerja sama transaksi bilateral yang diinisiasi oleh Bank Indonesia bersama PBoC. Hal ini untuk mempermudah nasabah korporasi dan investor.
Melalui akses langsung ini, proses transaksi lintas negara diklaim menjadi lebih cepat, aman, dan transparan. Sistem ini juga dapat menyederhanakan kompleksitas hubungan antarbank konvensional.
>>> Korea Selatan vs Republik Ceko: Babak Pertama Imbang 0-0 di Piala Dunia 2026
Fleksibilitas transaksi nasabah didukung dengan kebijakan perpanjangan waktu layanan pengiriman dana internasional dalam mata uang RMB.
“Sebagai Direct Participant CIPS, Bank Mandiri dapat menghadirkan layanan transaksi RMB yang lebih efisien dan andal,” ujar Timothy Utama, Direktur Operations Bank Mandiri.
>>> Kenaikan Harga Pertamax Dinilai Langkah yang Tak Terhindarkan
Ia menambahkan, langkah ini sekaligus mendukung pertumbuhan perdagangan dan investasi antara Indonesia dan China.
Keanggotaan ini diharapkan mampu memberikan pengalaman transaksi yang lebih optimal bagi pelaku usaha. Khususnya untuk pemenuhan kebutuhan treasury dengan mitra bisnis di China.
“Tonggak sejarah hari ini turut memperkuat peran Bank Mandiri sebagai mitra finansial tepercaya bagi pelaku usaha di sektor perdagangan internasional,” lanjut Timothy Utama.
>>> 30 Nama Anak dan Artis Indonesia Berawalan Huruf M Beserta Artinya
Sistem ini sekarang sudah dapat diakses oleh seluruh nasabah untuk mengoptimalkan aktivitas perdagangan dan investasi bilateral.