⌂ Beranda News Bupati Luwu Luncurkan Program Jaga Desa Bersama Masmindo Dwi Area

Bupati Luwu Luncurkan Program Jaga Desa Bersama Masmindo Dwi Area

Bupati Luwu Luncurkan Program Jaga Desa Bersama Masmindo Dwi Area
Bupati Luwu H. Patahudding meluncurkan Program Jaga Desa bersama PT Masmindo Dwi Area
A A Ukuran Teks16px

Bupati Luwu H. Patahudding secara resmi meluncurkan Program Jaga Desa pada Kamis (4/6/2026).

Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Luwu dan PT Masmindo Dwi Area (MDA).

>>> Daftar Harga Mobil Diesel Juni 2026: Pajero Sport hingga GWM Tank

Peluncuran berlangsung dalam kegiatan Penguatan Fordes Matappa. Acara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Luwu, pengurus forum dari 21 desa, hingga akademisi.

Sinergi ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU). MoU tersebut terkait penguatan kelembagaan serta peningkatan kesejahteraan warga di sepanjang jalur mobilisasi pertambangan.

Tiga Pilar Utama Program Jaga Desa

Inisiatif ini dirancang untuk memperkuat Fordes Matappa yang telah berdiri sejak November 2025. Fordes Matappa berfungsi sebagai wadah aspirasi pembangunan terstruktur.

Program Jaga Desa diimplementasikan melalui tiga pilar utama.

Pertama, Jaga Stabilitas Desa yang berfokus pada rembug warga berkala, pembentukan Pos Pemantauan Terpadu, padat karya, hingga penguatan Kader Jaga Mobilisasi.

Kedua, Jaga Masa Depan Desa yang menitikberatkan pada peningkatan SDM melalui pelatihan vokasi lima bidang untuk 90 pemuda.

Pelatihan dijadwalkan mulai pada 8 Juni 2026.

>>> Asing Catat Jual Bersih Rp 325,3 Miliar, Saham BBCA Anjlok 2,27%

Ketiga, Jaga Keselamatan Desa yang menggandeng Puspena Universitas Cokroaminoto Palopo dan BPBD Luwu. Kerja sama ini bertujuan memperkuat Program Desa Tangguh Bencana (DESTANA).

Pemerintah daerah memberikan dukungan penuh terhadap optimalisasi fungsi forum koordinasi tersebut. Bupati Luwu, H. Patahudding, mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga kolaborasi ini.

“Karena itu saya mendukung penguatan forum ini agar perannya semakin besar dalam mengawal pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Mari kita kawal bersama Program Jaga Desa dan kita dukung investasi yang sedang berjalan agar segera beroperasi dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Luwu,” ujar Bupati.

Pihak korporasi juga menyatakan perubahan orientasi dalam penyusunan program pemberdayaan. Direktur Utama MDA, Trisakti Simorangkir, mengatakan bahwa program kini lebih mengutamakan penyerapan aspirasi langsung dari tingkat bawah.

“Jika sebelumnya banyak program dirancang dari perspektif perusahaan lalu dibawa ke masyarakat, hari ini kami berupaya membalik pendekatan tersebut.

Program Jaga Desa lahir dari proses itu.

>>> Bahlil Batalkan Skema Gross Split untuk Tambang Minerba

Ini bukan program yang disusun perusahaan untuk masyarakat, melainkan program yang tumbuh dari aspirasi masyarakat dan kemudian didukung bersama oleh Pemerintah Kabupaten Luwu dan MDA,” kata Trisakti.

Aparat penegak hukum setempat menyatakan kesiapannya dalam memberikan kepastian regulasi.

Kepala Kejaksaan Negeri Luwu, Muhandas Ulimen, menegaskan bahwa kejaksaan siap mengawal dari sisi penegakan hukum dan kepastian hukum.

“Kepentingan umum harus ditempatkan di atas kepentingan kelompok maupun individu.

Kejaksaan siap mengawal guna memastikan investasi di Kabupaten Luwu dapat tumbuh dan berkembang dengan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Muhandas.

Otoritas kepolisian wilayah juga memberikan dukungan.

Kapolres Luwu, AKBP Adnan Pandibu, berharap Fordes Matappa mampu mengoptimalkan fungsinya sebagai elemen penghubung yang aktif di garda terdepan.

>>> Inggris Rencanakan Pembelian Chip AI untuk Pertahankan Perusahaan Teknologi Lokal

“Fordes Matappa harus berani berada di depan, mengawal berbagai program yang telah disepakati bersama, sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat, government, dan perusahaan,” ujar AKBP Adnan Pandibu.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru