Google resmi menghadirkan Gemini Go, asisten kecerdasan buatan yang dirancang khusus untuk ponsel Android kelas bawah.
Sistem ini merupakan versi ramping dari asisten AI utama Google, disesuaikan dengan perangkat berspesifikasi terbatas.
>>> Bahlil Tugaskan Lemigas Impor 150 Juta Barel Minyak dari Rusia
Persyaratan untuk menggunakan Gemini Go tergolong ringan. Perangkat hanya membutuhkan RAM minimal 2GB, standar yang sudah diterapkan sejak Android 13 Go Edition.
Dengan demikian, banyak ponsel murah di pasaran sudah memenuhi kriteria.
Gemini Go akan menggantikan posisi Google Assistant Go. Pengguna dapat mengaksesnya melalui aplikasi Google Search dengan mudah.
>>> Investor Asing Lepas Saham BBCA Rp2,32 Triliun dalam Sepekan
Caranya cukup tekan dan tahan tombol Home di layar, atau tombol daya pada perangkat yang mendukung.
Fitur Lengkap Meski Versi Ringan
Meski dirancang untuk ponsel murah, kemampuan Gemini Go tidak banyak dikurangi. Asisten ini dapat melakukan berbagai tugas harian seperti membuat panggilan telepon dan mengirim pesan teks.
Pengguna juga bisa memeriksa perkiraan waktu tempuh perjalanan, mencari lokasi restoran atau stasiun pengisian kendaraan listrik.
>>> BMKG Imbau Warga Pesisir Kalimantan Utara Tetap Tenang Pascagempa
Fitur lain termasuk menyetel alarm, membuat acara di kalender, hingga memutar media atau musik.
Sistem ini juga mengizinkan pengguna mengunggah berbagai jenis file ke dalam ruang obrolan, mulai dari dokumen hingga foto.
Langkah tersebut bertujuan memberikan konteks lebih jelas kepada AI saat memproses perintah.
>>> Cek Penerima PKH dan BPNT Juni 2026 Online via NIK KTP
Ketersediaan Sistem
Peluncuran Gemini Go dilakukan secara bertahap ke seluruh dunia. Pemilik smartphone Android Go kemungkinan baru akan menerima pembaruan dalam beberapa minggu ke depan.