⌂ Beranda News BMKG Imbau Warga Pesisir Kalimantan Utara Tetap Tenang Pascagempa

BMKG Imbau Warga Pesisir Kalimantan Utara Tetap Tenang Pascagempa

BMKG Imbau Warga Pesisir Kalimantan Utara Tetap Tenang Pascagempa
Ilustrasi peringatan tsunami di pesisir Kalimantan Utara
A A Ukuran Teks16px

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat pesisir di Provinsi Kalimantan Utara agar tidak panik dan tetap tenang.

Imbauan ini menyusul status waspada tsunami yang dikeluarkan pada Senin (8/6/2026).

>>> 10 Saham Paling Banyak Dijual dan Dibeli Asing Sepanjang 2026

Status waspada tsunami dipicu oleh gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Mindanao, Filipina.

Kepala BMKG Kota Tarakan, Muhammad Sulam Khilmi, menyampaikan pernyataan terkait potensi tsunami dan situasi di wilayah terdampak.

"Kami menyampaikan bahwa telah terjadi gempa bumi di Sangihe itu 7,7 magnitudo dan ini berpotensi tsunami," ujar Sulam Khilmi di Tarakan, Senin.

>>> Asing Borong Saham TPIA Rp 209 Miliar Saat Net Sell Mengintai BEI

Episenter gempa bumi dangkal tersebut berada di laut pada kedalaman 47 kilometer.

Koordinatnya terletak di 5,80° LU dan 125,14° BT, atau sekitar 244 kilometer arah barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara.

"Salah satunya Provinsi Kaltara, termasuk Tarakan, Nunukan dan beberapa pantai di wilayah Tanah Kuning, Mangkupadi, Bulungan dan sekitarnya," jelasnya.

Berdasarkan perhitungan teknis, gelombang tsunami diperkirakan tiba di wilayah Kalimantan Utara pada pukul 08.06 hingga 08.27 WIB, atau pukul 09.06 hingga 09.27 WITA.

>>> IHSG Ambles 2,87 Persen Sesi I, Saham BUMN Rontok

Estimasi tinggi gelombang tsunami untuk wilayah Tarakan diprediksi berkisar antara 0 hingga 0,5 meter.

"Ini adalah peringatan dini ya. Jadi, kepada masyarakat mohon tidak panik, tetap mengikuti informasi resmi dari sumber-sumber yang dipercaya," pesannya.

Pemerintah daerah setempat langsung melakukan langkah antisipasi dan koordinasi. Otoritas kota meminta warga pesisir meningkatkan kewaspadaan terhadap segala perkembangan informasi di lapangan.

>>> Moonshot AI Incar Pendanaan Baru Rp36 Triliun untuk Saingi Kompetitor

"Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan waspada, dan harus mendengar atau memperhatikan informasi dari sumber-sumber resmi dari BMKG, dari kepolisian, dari pemerintah dalam hal ini BPBD untuk menghindari kepanikan," ujar Plt Sekretaris Kota Tarakan, Ilyas.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru