Investor asing terus mencatat aksi jual bersih (net sell) yang masif di pasar saham Indonesia hingga mencapai Rp72,22 triliun sepanjang tahun 2026 berjalan.
Tekanan jual ini turut menyeret Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah hingga 37,42% akibat sentimen eksternal seperti konflik Timur Tengah dan sentimen domestik terkait revisi UU PPSK serta penurunan cadangan devisa.
Di tengah situasi tersebut, terdapat masing-masing 10 emiten yang paling gencar dilepas dan dikoleksi oleh investor global.