⌂ Beranda News IHSG Anjlok 779 Poin Akibat Tekanan Pasar Global dan Domestik

IHSG Anjlok 779 Poin Akibat Tekanan Pasar Global dan Domestik

IHSG Anjlok 779 Poin Akibat Tekanan Pasar Global dan Domestik
Grafik IHSG melemah
A A Ukuran Teks16px

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 779,11 poin atau 1,38 persen ke level 5.520,8 pada perdagangan Senin (8/6/2026) pagi.

Koreksi tajam ini dipicu sentimen negatif dari pasar global dan domestik.

>>> Review MacBook Neo: Laptop Murah Apple yang Cocok untuk Mahasiswa

Head of Retail Research MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menyebut penurunan dipicu rilis data tenaga kerja AS yang melampaui estimasi.

Nonfarm Payrolls AS bulan Mei 2026 bertambah 172.000 pekerjaan, jauh di atas konsensus 85.000.

Data itu memperkuat ekspektasi The Fed mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama (higher for longer).

Faktor domestik yang memperparah adalah pelemahan nilai tukar rupiah ke Rp18.165 per dolar AS.

>>> Amnesty International: Kompleks Scam di Kamboja Justru Meningkat

Selain itu, pasar mencermati isu kebijakan pemerintah dan revisi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan.

Revisi UU itu dikhawatirkan mengganggu independensi lembaga keuangan.

Arus keluar modal asing juga dipengaruhi defisit APBN hingga Mei 2026 yang membengkak jadi Rp180,4 triliun atau 0,7 persen dari PDB.

>>> Kemenkeu Genjot Penerimaan Pajak dengan Sistem Coretax

Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia M Nafan Aji Gusta merekomendasikan investor selektif memilih saham berfundamental solid dan valuasi murah.

Ia juga menekankan disiplin dalam manajemen risiko.

Pelaku pasar menanti pengumuman cadangan devisa Mei 2026 yang dirilis awal pekan ini.

Data cadangan devisa dinilai krusial untuk mendukung Bank Indonesia menjaga stabilitas rupiah.

>>> Gugatan Bitcoin US$ 293 Miliar Terancam Gagal di New York

Eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah juga membuat investor global cenderung prudent.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru