⌂ Beranda News Merdeka Gold Resources Temukan 445 Ribu Ons Emas Baru di Gorontalo

Merdeka Gold Resources Temukan 445 Ribu Ons Emas Baru di Gorontalo

Merdeka Gold Resources Temukan 445 Ribu Ons Emas Baru di Gorontalo
Tambang emas di Gorontalo
A A Ukuran Teks16px

PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mengumumkan estimasi sumber daya mineral perdana di Prospek Kolokoa, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, pada Senin (8/6/2026).

Anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) ini mencatat sumber daya sebesar 42 juta ton dengan kadar emas rata-rata 0,33 gram per ton (g/t).

>>> Review MacBook Neo: Laptop Murah Apple yang Cocok untuk Mahasiswa

Kandungan emas di Prospek Kolokoa diperkirakan mencapai 445 ribu ons. Lokasi ini hanya berjarak sekitar 500 meter dari area Tambang Emas Pani yang sedang dikembangkan.

Penemuan ini menaikkan total inventaris sumber daya mineral Tambang Emas Pani sebesar 6 persen menjadi sekitar 7,4 juta ons emas.

Konversi Cepat Hasil Eksplorasi

Presiden Direktur Merdeka Gold Resources Boyke Poerbaya Abidin menyatakan bahwa pencapaian ini menunjukkan kapasitas perusahaan dalam mengonversi hasil eksplorasi menjadi sumber daya mineral secara cepat.

“Dalam waktu enam bulan, kami berhasil menetapkan sumber daya mineral perdana yang mengandung 445 ribu ons emas,” ujar Boyke.

>>> Amnesty International: Kompleks Scam di Kamboja Justru Meningkat

Tambahan sumber daya ini akan mendukung strategi pertumbuhan produksi jangka panjang perusahaan. Target puncak produksi direncanakan mencapai 500 ribu ons emas per tahun.

Lokasi Kolokoa dinilai strategis karena dekat dengan operasional Tambang Emas Pani. Hal ini memungkinkan pemanfaatan infrastruktur yang ada untuk efisiensi rencana tambang.

Manajemen menilai deposit baru ini dapat mengoptimalkan kadar bijih dan meningkatkan keekonomian proyek.

Program eksplorasi selama enam bulan dari November 2025 hingga April 2026 menopang penetapan sumber daya ini.

Sebanyak 54 lubang pengeboran diamond drilling sepanjang 11.701,6 meter telah rampung.

>>> Kemenkeu Genjot Penerimaan Pajak dengan Sistem Coretax

Program ini bertujuan memahami bentuk, kontinuitas, dan distribusi mineralisasi emas untuk memperoleh tingkat keyakinan geologi.

Pengujian metalurgi awal dengan metode bottle-roll menunjukkan hasil positif. Material oksida mencatat tingkat perolehan emas 87% hingga 94%, sementara material transisi mencapai 81% hingga 92%.

Karakteristik bijih Kolokoa yang kompatibel dengan rencana pengolahan di Tambang Emas Pani berpotensi memberikan nilai tambah.

Perseroan melihat potensi eksplorasi di Kolokoa masih terbuka ke arah utara, selatan, dan area yang lebih dalam.

>>> Gugatan Bitcoin US$ 293 Miliar Terancam Gagal di New York

Ke depan, EMAS akan menggunakan model geologi dan estimasi sumber daya ini sebagai dasar program pengeboran lanjutan, studi metalurgi tambahan, dan penyusunan rencana tambang komprehensif.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru