Antonelli membuktikannya musim ini.
>>> FEIHE International dan MAKUKU Luncurkan Susu Formula AceKid Bebas Maltodekstrin
Di sisi lain, kekecewaan mendalam dirasakan Russell. Ia gagal menemukan ritme performa terbaik sepanjang sesi kualifikasi.
"This has been a very challenging weekend for me so far and that continued into qualifying.
You need full confidence in the grip level you are getting, particularly around here, and I didn't quite have that," kata Russell.
Russell menyatakan komitmennya untuk mengevaluasi gaya berkendara. Ia ingin memahami kendala temperatur dan performa ban pada generasi mobil terbaru.
Menghadapi balapan dari posisi keenam, Russell tetap berupaya menjaga optimisme. "It could be a long afternoon starting from P6.
That said, it's Monaco and anything can happen," tuturnya.
Kekecewaan serupa juga melanda kubu McLaren. Target menempatkan setidaknya satu mobil di baris ketiga grid start gagal terpenuhi.
Team Principal McLaren, Stella, menjelaskan kendala teknis utama. Sasis MCL40 kekurangan gaya tekan aerodinamis dan karakter mobil terlalu ramah terhadap keausan ban.
"We know that from a chassis point of view, we lack grip overall. The MCL40, partly by design, it's very gentle on the tyres," ujar Stella.
Karakteristik tersebut membuat pembalap McLaren kesulitan mengalirkan energi dan panas ke dalam ban. "It was not an easy task to find the right window for the tyres," tuturnya.
>>> Indonesia Tanpa Gelar di Indonesia Open 2026, Dua Wakil Kandas di Final
Hasil Kualifikasi GP Monako 2026
Seluruh pembalap kini bersiap menghadapi balapan utama Grand Prix Monako 2026. Balapan dijadwalkan berlangsung pada hari Minggu, 7 Juni 2026.