Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mempertanyakan lonjakan tagihan listrik secara mendadak kepada General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara Mundhakir pada Minggu (7/6/2026).
Percakapan antara pihak pemerintah daerah dan manajemen PLN tersebut beredar luas di media sosial.
>>> Jetour T1 Resmi Meluncur di Indonesia, Harga Mulai Rp388 Juta
Bobby Nasution mengungkapkan bahwa dirinya menerima banyak keluhan dari kerabat serta keluarga mengenai pembengkakan biaya tagihan bulanan yang terjadi secara tiba-tiba.
"Kenapa tagihan listrik tiba-tiba suka mahal? Mahalnya berkali-kali lipat," ujar Bobby Nasution.
Ia menambahkan, saat ditanya, pelanggan mengaku selalu melunasi kewajiban pembayaran pada bulan-bulan sebelumnya tanpa tunggakan.
>>> Link DANA Kaget 7 Juni 2026: Klaim Saldo Gratis Sebelum Habis
"Makanya saya bilang, 'Tagihannya kalian buat seperti itu, kita selalu bayar.' Nggak mungkin kita nggak bayar," kata Bobby Nasution.
Ia mencontohkan kejadian serupa juga dialami di rumah orang tuanya yang tagihannya naik berkali-kali lipat.
>>> Prabowo Instruksikan Peminjaman Aset Kementerian untuk Sekolah Rakyat
Situasi ini memicu keengganan masyarakat membayar, sementara di sisi lain muncul ancaman pemutusan saluran oleh PLN.
Menanggapi teguran tersebut, GM PLN UID Sumut Mundhakir menyatakan komitmen perbaikan internal.
"Nggih pak kalau petugas seperti itu akan kita evaluasi petugasnya," kata Mundhakir.
>>> SEGA Rilis Game Stranger Than Heaven Januari 2027, Hadirkan Tupac Shakur
Langkah peninjauan kembali kinerja operasional di lapangan kini menjadi komitmen penyedia layanan listrik negara tersebut guna mengatasi keluhan pelanggan.
