Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim bahwa kekuatan militer Iran telah hancur akibat rentetan serangan udara yang dilancarkan pasukan AS.
Pernyataan itu disampaikan Trump dalam wawancara eksklusif dengan NBC News pada Sabtu (6/6/2026).
>>> Vincent Howard Rilis Singel Baru The Night Feels Gentle Again
Meski mengklaim kehancuran besar, Trump mengakui bahwa Iran masih memiliki sisa persenjataan. Rudal dan pesawat nirawak (drone) yang tersisa masih mampu beroperasi.
"Sebagian besar pabrik drone, landasan peluncuran, serta area manufaktur rudal mereka telah dihancurkan. Namun, mereka masih memiliki kapasitas.
Mereka masih memegang beberapa rudal dan drone," ujar Trump.
Kalkulasi Washington
Berdasarkan kalkulasi Washington, sisa persenjataan yang dikuasai Iran saat ini diperkirakan sekitar 21 hingga 22 persen. Hitungan itu mengacu pada total kapasitas awal persenjataan Iran sebelum perang pecah.
>>> Review Xiaomi 17T Pro: Baterai 7.000mAh dan Lensa Telefoto 5x Leica
"Secara persentase, mungkin tersisa 21% sampai 22% dari total rudal mereka.
Itu masih jumlah yang banyak, tetapi situasinya sudah tidak sama lagi seperti saat pertama kali kita menyerang," tambah Trump.
Klaim sepihak dari Washington muncul di tengah situasi yang terus memanas antara AS dan Iran.
>>> Indomobil eMotor Rilis Motor Listrik di Padang Mulai Rp 15 Juta
Awal pekan ini, Iran dilaporkan meluncurkan serangkaian rudal dan drone ke beberapa wilayah di kawasan Teluk Persia.
Salah satu serangan Iran menghantam fasilitas Bandara Internasional Kuwait. Insiden ini menegaskan bahwa kapasitas ofensif Iran belum sepenuhnya padam.
Trump juga memberikan sinyal mengenai kelanjutan diplomasi kedua negara. AS membuka peluang untuk tidak menandatangani kesepakatan damai dengan para pemimpin Iran jika negosiasi menemui jalan buntu.
Saat ini, Gedung Putih sedang mematangkan evaluasi terkait opsi dan arah kebijakan yang akan diambil. "Apakah kita akan menandatangani kesepakatan, atau kita akan menempuh cara yang lain?
>>> Jadwal dan Harga Tiket KA Batavia Jakarta Solo Libur Sekolah 2026
Dan cara yang lain itu bukanlah sesuatu yang menyenangkan," kata Trump.
