Bowler tim nasional kriket Inggris, Ollie Robinson, tampil impresif dengan merebut empat wicket pada hari pertama pertandingan seri tiga laga Test melawan Selandia Baru di Stadion Lord's, yang sempat diguyur hujan.
Seamer asal Sussex itu mencatat tiga wicket pada over pertamanya dan menutup hari pembuka dengan angka 4-10. Robinson sebelumnya dicoret dari skuad internasional sejak awal tahun 2024.
>>> Roberto Martínez Rombak Skuad Portugal Hadapi Chile
Kembalinya Robinson ke tim utama memicu diskusi mengenai kesiapannya dalam turnamen Ashes di Australia pada musim dingin lalu.
Ia mengakui belum berada dalam kondisi siap secara mental maupun fisik saat itu.
"Sejujurnya, saya sama sekali belum siap bermain, tidak seperti sekarang sebagai pribadi maupun pemain kriket," kata Robinson.
Gairah bermainnya kembali muncul dalam beberapa bulan terakhir setelah aktif memimpin Sussex di County Championship.
>>> Carlo Ancelotti Uji Taktik Baru Brasil Hadapi Mesir
Robinson juga mendapat pesan dari kapten Ben Stokes yang mengingatkannya untuk terus bekerja keras.
"Ben Stokes mengirim saya pesan minggu lalu, 'senang kamu kembali, tapi kerja keras masih harus dilakukan'. Itu yang terus ada di pikiran saya saat ini," ujar Robinson.
Pertandingan hari pertama menyajikan total 16 wicket jatuh. Robinson mengaku sangat gugup sebelum turun ke lapangan, namun gemuruh penonton di Lord's memberikan atmosfer luar biasa.
"Perasaan luar biasa bisa berada di lapangan dan melakukan itu untuk tim. Saya seperti di awan," katanya.
>>> Amerika Serikat Tahan Imbang Jerman dalam Uji Coba Jelang Piala Dunia 2026
Ketegangan tinggi sempat membuat kaki Robinson mati rasa. Ia berusaha menenangkan diri dan fokus pada momen.
Setelah wicket kedua, ia mendengar sorakan paling keras yang pernah ia dengar di lapangan kriket.
"Penonton luar biasa. Saya tidak bisa menggambarkan dengan kata-kata," ujar Robinson.
Pada hari kedua, 5 Juni 2026, Selandia Baru melanjutkan permainan dari posisi 61-6, tertinggal 79 angka dari Inggris.
>>> Portugal Tekuk Chili dalam Laga Persahabatan Penuh Kontroversi Kartu Merah
Pemukul pembuka Emilio Gay melakukan debut menggantikan Zak Crawley dan berhasil mencetak boundary pertama lewat pukulan square drive pada over ke-17, membawa Inggris mencapai skor 78-1.
