Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) meluncurkan serangan rudal ke sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Teluk pada Sabtu (6/6) pagi waktu setempat.
Aksi ini merupakan balasan langsung atas serangan udara militer AS terhadap fasilitas radar pengintaian pantai milik Iran sebelumnya.
>>> Bawa Tas Ransel Satu Tali Saat WFC Picu Risiko Saraf Kejepit
Serangan Balasan IRGC
Pernyataan resmi IRGC yang disiarkan stasiun penyiaran negara Iran, IRIB, dan dilansir AFP tidak merinci lokasi spesifik pangkalan yang menjadi sasaran.
Kantor berita Tasnim melaporkan serangan ini menargetkan aset musuh sebagai respons atas operasi militer AS di kota Sirik dan Pulau Qeshm.
"Menyusul invasi militer AS yang membunuh anak-anak dan bertindak seperti teroris ke Sirik dan Pulau Qeshm, pangkalan-pangkalan musuh di kawasan tersebut dihantam oleh sejumlah rudal udara," sebut IRGC dalam pernyataannya.
Dampak ledakan dilaporkan terdengar jelas di wilayah Kuwait dan Bahrain pada Sabtu pagi.
>>> Mengenal Bentuk Darah Keguguran Usia Dua Bulan dan Gejalanya
Militer Kuwait mengonfirmasi pergerakan pasukannya dalam menghalau serangan rudal serta pesawat tanpa awak, sementara otoritas Bahrain segera mengaktifkan sirene peringatan udara bagi warga sipil.
Latar Belakang Serangan AS
Sebelumnya, Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengumumkan penghancuran situs radar pengintaian pantai Iran di Goruk, Pulau Qeshm.
Tindakan tersebut diklaim sebagai langkah defensif setelah pihak AS menjatuhkan empat drone milik Teheran di Selat Hormuz.
>>> NASA Perintahkan Lima Astronaut Berlindung Akibat Kebocoran di ISS
"Drone-drone serang itu menimbulkan ancaman langsung terhadap lalu lintas maritim regional," kata CENTCOM dalam pernyataannya.
Pihak Pentagon menegaskan bahwa operasi udara di pesisir Iran tersebut mutlak diperlukan demi stabilitas kawasan.
Serangan balasan terhadap fasilitas pengintaian Teheran dinilai menjadi instrumen penting untuk meredam potensi eskalasi lanjutan di jalur maritim internasional.
Disebutkan oleh CENTCOM bahwa serangan AS terhadap instalasi radar Iran itu bertujuan untuk "mencegah serangan-serangan lebih lanjut".
>>> Menkeu Purbaya Larang Transaksi Dolar di Pelabuhan, Minta Lapor Jika Ada Pelanggaran
Hingga saat ini, otoritas keamanan di Kuwait maupun Bahrain belum merilis laporan resmi mengenai total kerugian materiil atau korban jiwa akibat hantaman rudal di area pangkalan militer tersebut.