Harga sejumlah komoditas pangan di pasar tradisional mengalami kenaikan pada Jumat (5/6/2026).
Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional mencatat lonjakan tertinggi pada minyak goreng curah.
>>> Skema Ekspor Satu Pintu Danantara Picu Pelemahan Rupiah dan IHSG
Minyak goreng curah naik 8,03 persen atau Rp1.650 menjadi Rp22.200 per kilogram.
Minyak goreng kemasan bermerk 1 juga naik menjadi Rp24.850 per kilogram, sedangkan bermerk 2 menjadi Rp23.950 per kilogram.
Harga Bawang Merah dan Bawang Putih Ikut Melonjak
Komoditas bumbu dapur juga mengalami kenaikan signifikan. Harga bawang merah naik 6,99 persen menjadi Rp54.350 per kilogram.
>>> New York Knicks Taklukkan San Antonio Spurs di Game 1 Final NBA
Bawang putih ukuran sedang naik 4,01 persen menjadi Rp40.200 per kilogram.
Gula pasir lokal ikut naik tipis 1,04 persen menjadi Rp19.350 per kilogram. Sementara gula pasir kualitas premium naik menjadi Rp20.850 per kilogram.
Di sisi lain, mayoritas harga beras justru turun.
>>> Dokter Anak Kecam Konten Viral Tirukan Perilaku ABK
Beras kualitas bawah I turun menjadi Rp14.400 per kilogram, dan beras kualitas super I turun menjadi Rp16.650 per kilogram.
Penurunan juga terjadi pada daging sapi kualitas I yang turun 6,01 persen menjadi Rp141.650 per kilogram.
Daging ayam ras segar turun menjadi Rp37.800 per kilogram, dan telur ayam ras segar merosot menjadi Rp28.500 per kilogram.
>>> Rupiah Tembus Rp18.074 per Dolar AS, Ini Dampak yang Mengintai
Seluruh jenis cabai juga mengalami penurunan harga. Cabai rawit hijau turun paling dalam sebesar 26,24 persen menjadi Rp44.000 per kilogram.