⌂ Beranda News KAI Commuter Normalisasi Jalur KRL Tanah Abang Pascakebakaran

KAI Commuter Normalisasi Jalur KRL Tanah Abang Pascakebakaran

KAI Commuter Normalisasi Jalur KRL Tanah Abang Pascakebakaran
KRL Commuter Line di Stasiun Tanah Abang
A A Ukuran Teks16px

PT KAI Commuter Line menormalisasi perjalanan KRL rute Tanah Abang-Duri yang sempat terganggu akibat kebakaran permukiman warga di dekat jalur rel pada Jumat (5/6) pagi.

Pengoperasian kembali ini dilakukan setelah proses pemadaman api di lokasi tersebut dinyatakan selesai oleh petugas.

>>> Aksi Jual Asing Tekan Saham BBCA dan BBRI ke Level Terendah

Pihak KAI Commuter Line menjelaskan bahwa jalur kereta kini sudah aman untuk dilalui oleh rangkaian Commuter Line.

Kendati demikian, dampak dari insiden kebakaran tersebut masih menyisakan keterlambatan perjalanan dan penumpukan penumpang di beberapa stasiun.

"Kebakaran di area permukiman warga yang berada di sekitar jalur rel antara Stasiun Tanah Abang–Duri telah selesai proses pemadaman.

Perjalanan Commuter Line di lokasi tersebut sudah dapat kembali dilalui," tulis keterangan resmi KAI Commuter.

Petugas di lapangan saat ini tengah melakukan upaya pemulihan arus lalu lintas kereta.

Hal ini dilakukan guna mengurai antrean rangkaian yang sempat tertahan selama proses evakuasi dan pemadaman berlangsung.

>>> Mayora Indah Targetkan Penjualan Rp 41,85 Triliun pada 2026

"Kami mohon maaf atas keterlambatan perjalanan. Saat ini masih dalam proses penguraian kepadatan di lintas," lanjut keterangan resmi KAI Commuter.

Gangguan perjalanan ini berimbas langsung pada penumpukan calon penumpang, salah satunya di rute Cikarang-Duri. Sejumlah rute sekunder ikut tertahan di beberapa stasiun penyangga menuju ibu kota.

"Tadi saya datang dari jam 06.07 WIB, sudah ada kereta Kampung Bandan via Manggarai, tapi masih tertahan, belum jalan," kata salah satu penumpang bernama Lenyovia Witandari (25) di Stasiun Tambun, Jumat (5/6) seperti dilansir Antara.

Lenyovia menambahkan bahwa informasi mengenai keterlambatan ini terus disiarkan oleh petugas stasiun maupun masinis. Akibatnya, waktu tunggu penumpang menjadi jauh lebih lama dari jadwal reguler.

"Informasi yang diumumkan, saya dengar KRL masih tertahan di Stasiun Bekasi sama Cakung, masinisnya juga tadi jelasin," ujar Leny.

>>> Pertamina Pertahankan Harga BBM Subsidi per 5 Juni 2026

Meski mengalami keterlambatan, ia tetap memilih menunggu karena jam masuk kerjanya di wilayah Jakarta Barat masih menyisakan waktu.

Lenyovia memaklumi kondisi ini sebagai musibah yang tidak bisa diprediksi.

"Masuk 08.30 WIB, cuma kan di sana pasti macet, makanya jalan pagi. Insya Allah, ga telat, aman.

Namanya insiden, kita tidak ada yang tahu," ucap Leny.

Kondisi berbeda dialami oleh pengguna KRL lain yang memiliki jam masuk kerja lebih awal. Beberapa penumpang terpaksa mencari alternatif komunikasi dengan tempat kerja karena dipastikan terlambat.

"Ini saya baru bisa jalan, KRL masih tertahan juga mau masuk ke Bekasi, sedangkan kantor di Jakarta Selatan, masuk jam 07.00 WIB.

>>> AMRT dan MIDI Optimistis Hadapi Koperasi Desa Merah Putih

Jadi, saya izin dulu ada gangguan KRL, pasti datangnya jadi terlambat," ujar Nur (32).

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru