⌂ Beranda News KAI Properti Perpanjang Peron Jalur 6-8 Stasiun Bogor untuk KRL 12 Kereta

KAI Properti Perpanjang Peron Jalur 6-8 Stasiun Bogor untuk KRL 12 Kereta

KAI Properti Perpanjang Peron Jalur 6-8 Stasiun Bogor untuk KRL 12 Kereta
Peron Stasiun Bogor yang diperpanjang untuk KRL 12 kereta
A A Ukuran Teks16px

KAI Properti telah memperpanjang peron pada jalur 6, 7, dan 8 di Stasiun Bogor.

Langkah ini dilakukan untuk mendukung operasional KRL Commuter Line dengan formasi 12 kereta (SF12) yang sebelumnya hanya menggunakan 10 kereta.

>>> IHSG Anjlok 1,14 Persen ke 6.150 pada Sesi I, Tertekan Antisipasi BI dan MSCI

Proyek ini merupakan bagian dari strategi meningkatkan kapasitas layanan dan kelancaran operasional. Aspek kenyamanan dan keselamatan pengguna juga menjadi prioritas utama.

Detail Perpanjangan Peron

Peron jalur 6 dan 7 diperluas dari panjang semula 201 meter menjadi 251 meter. Sementara itu, peron jalur 8 ditambah dari 204 meter menjadi 252 meter.

Perubahan ini diperlukan karena kondisi peron dan jalur eksisting dinilai kurang optimal untuk menampung rangkaian kereta berkapasitas lebih besar.

Sekretaris Perusahaan KAI Properti, Agus Junaedi, menyatakan bahwa pengembangan ini memegang peranan krusial.

>>> Iran dan AS Resmi Tandatangani Nota Kesepahaman Islamabad

Fasilitas baru ini diproyeksikan mampu menyokong lonjakan kapasitas layanan penumpang, terutama mengantisipasi pertumbuhan mobilitas warga di Bogor dan sekitarnya.

"Pengembangan infrastruktur ini merupakan bentuk dukungan KAI Properti terhadap peningkatan kualitas layanan transportasi publik berbasis rel.

Kami berharap fasilitas yang dibangun dapat memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi pengguna KRL sekaligus mendukung operasional perkeretaapian yang semakin andal," ujar Agus.

>>> IHSG Ambles 1,1%, Saham CBUT dan JECC Justru Sentuh ARA

Hingga saat ini, sejumlah tahapan konstruksi utama telah selesai dikerjakan. Meliputi pembangunan struktur peron dan hall, penataan jalur rel, serta pemasangan instalasi Listrik Aliran Atas (LAA).

Progres pengerjaan fisik di lapangan terus berjalan. Fokus saat ini mengarah pada pemasangan struktur baja, perakitan atap peron, serta penyelesaian akhir arsitektur.

KAI Properti bersama mitra kontraktor berkomitmen memastikan proyek berjalan sesuai target mutu. Keselamatan kerja, kualitas akhir, dan ketepatan waktu menjadi perhatian utama di setiap fase.

"Pelaksanaan pekerjaan dilakukan dengan memperhatikan kondisi area operasional aktif di stasiun, sehingga aktivitas pelayanan kepada masyarakat tetap berlangsung aman, nyaman, dan lancar," tambah Agus.

>>> Kebiasaan Sepele yang Bisa Menggagalkan Manfaat Olahraga dan Makanan Sehat bagi Jantung

Proyek ini selanjutnya akan memasuki fase penyelesaian akhir. Tahapan tersebut mencakup pengaspalan area, pemasangan railing peron, pengerjaan MEP, penataan fasilitas pendukung, hingga sterilisasi area proyek.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru