Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) kembali menyalurkan dana Program Indonesia Pintar (PIP) termin dua tahun 2026. Penyaluran dimulai pada Juni 2026 dan berlangsung hingga September.
Bantuan ini ditujukan bagi siswa dari keluarga miskin di seluruh Indonesia. Dana disalurkan langsung ke rekening Simpanan Pelajar melalui bank penyalur seperti BRI, BNI, dan BSI.
>>> Cara Cek PIP Juni 2026 Lewat HP Secara Online
Untuk kondisi tertentu, pencairan dapat dilakukan melalui Kantor Pos.
Perluasan Cakupan Penerima
Pemerintah memperluas cakupan penerima PIP hingga jenjang taman kanak-kanak (TK). Langkah ini merupakan bagian dari program wajib belajar 13 tahun.
Penentuan penerima kini mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Hal ini sesuai Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 yang menggantikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial.
>>> Ellie Goulding Umumkan Album Keenam I Know Too Much, Rilis September 2026
Cara Cek Penerima PIP 2026
Masyarakat dapat mengecek status kepesertaan dan pencairan dana secara mandiri. Cukup akses laman pip.
kemendikdasmen. go.
id menggunakan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
>>> Bocoran iPhone 18 Pro: Chip A20 2nm, Kamera Variable Aperture, Dynamic Island Lebih Tipis
Besaran Dana Bantuan PIP 2026
Nominal bantuan berbeda sesuai jenjang pendidikan. Berikut rinciannya:
- TK: Rp450.000 per tahun, siswa baru dan kelas akhir tidak disebutkan khusus.
- SD/SDLB/Paket A: Rp450.000 per tahun, khusus siswa baru dan kelas akhir Rp225.000.
- SMP/SMPLB/Paket B: Rp750.000 per tahun, khusus siswa baru dan kelas akhir Rp375.000.
- SMA/SMK/SMALB/Paket C: Rp1.800.000 per tahun, khusus siswa baru dan kelas akhir Rp900.000.
Jadwal Penyaluran PIP 2026
Penyaluran PIP 2026 terbagi dalam tiga termin. Termin pertama berlangsung Februari hingga April.
Termin kedua berlangsung Mei hingga September. Termin ketiga berlangsung Oktober hingga Desember 2026.
>>> KPK Tetapkan Delapan Tersangka Korupsi Imigrasi Jakarta Barat
Penyaluran termin kedua Juni 2026 diprioritaskan bagi peserta didik hasil usulan sekolah melalui Dapodik, dinas pendidikan, serta penerima yang telah menyelesaikan aktivasi rekening.