⌂ Beranda News Bocoran iPhone 18 Pro: Chip A20 2nm, Kamera Variable Aperture, Dynamic Island Lebih Tipis

Bocoran iPhone 18 Pro: Chip A20 2nm, Kamera Variable Aperture, Dynamic Island Lebih Tipis

Bocoran iPhone 18 Pro: Chip A20 2nm, Kamera Variable Aperture, Dynamic Island Lebih Tipis
Konsep iPhone 18 Pro dengan tiga kamera belakang dan Dynamic Island lebih kecil
A A Ukuran Teks16px

Bocoran mengenai iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max mulai beredar. Kedua model premium ini dikabarkan membawa peningkatan besar pada performa, kamera, dan efisiensi daya.

Apple diperkirakan tetap mempertahankan dua model premium.

>>> IHSG Anjlok 5 Persen ke Level Terendah Sejak Desember 2020

iPhone 18 Pro hadir dengan layar 6,3 inci, sedangkan iPhone 18 Pro Max mengusung layar 6,9 inci.

Kedua ponsel dijadwalkan meluncur pada September 2026. Peluncuran ini disebut berbarengan dengan kehadiran iPhone Fold, smartphone lipat pertama Apple.

Apple dikabarkan mengubah jadwal rilis mulai generasi ke-18.

Model premium tetap hadir pada musim gugur 2026, namun varian reguler seperti iPhone 18 dan iPhone 18e baru menyusul pada musim semi 2027.

Langkah ini diyakini untuk memberikan fokus lebih pada perangkat premium. Kehadiran iPhone Fold diprediksi menjadi pusat perhatian pada acara peluncuran Apple tahun depan.

Dari segi eksterior, Apple tidak melakukan perombakan besar. iPhone 18 Pro Series masih mempertahankan konfigurasi tiga kamera belakang dengan desain premium serupa pendahulu.

>>> Pegadaian Turunkan Harga Emas Galeri 24, Antam, dan UBS

Perubahan signifikan terlihat pada bagian depan. Ukuran Dynamic Island dikabarkan menyusut hingga sekitar 35 persen, sehingga area layar lebih luas dan bersih.

Meski sempat beredar rumor Face ID di bawah layar, teknologi tersebut belum siap. Apple tetap mengandalkan Dynamic Island dengan ukuran yang lebih ringkas.

Teknologi Kamera dan Performa Chip A20 2nm

Sektor fotografi mendapatkan pembaruan krusial. Apple dikabarkan sedang menguji kamera utama dengan teknologi variable aperture.

Fitur ini memungkinkan pengguna mengontrol jumlah cahaya yang masuk ke sensor. Hasil jepretan akan lebih fleksibel dalam berbagai kondisi pencahayaan.

Selain itu, ada pertimbangan menyematkan sensor gambar tiga lapis buatan Samsung. Komponen ini diklaim mampu memperluas dynamic range, mereduksi noise, dan mempercepat respons penangkapan gambar.

Lensa utama dan lensa telefoto juga dirumorkan memiliki bukaan lebih besar. Keunggulan ini berpotensi menghasilkan foto malam lebih terang dengan zoom lebih tajam.

>>> Prabowo Larang Keras Korupsi Program Makan Bergizi Gratis di Sentul

Dapur pacu menjadi sorotan utama berkat chip Apple A20. Komponen ini berbasis proses manufaktur 2 nanometer dari TSMC.

Teknologi anyar tersebut diklaim mampu mendongkrak performa hingga 15 persen. Konsumsi daya juga ditekan menjadi lebih hemat hingga 30 persen dibanding generasi sebelumnya.

Inovasi Komponen Internal dan Kebijakan Harga

Apple dirumorkan menerapkan metode pengemasan chip Wafer-Level Multi-Chip Module (WMCM). Pendekatan ini memosisikan RAM lebih dekat dengan CPU, GPU, dan Neural Engine.

Konfigurasi tersebut berpotensi meningkatkan performa Apple Intelligence sekaligus menghemat ruang internal. Ini menjadi fondasi penting bagi fitur AI generatif di ekosistem Apple.

Kapasitas baterai juga mendapat pembaruan, terutama pada iPhone 18 Pro Max. Integrasi baterai besar dan efisiensi chip A20 2nm diproyeksikan membuat perangkat ini memimpin dalam ketahanan daya.

Meski mengadopsi teknologi manufaktur lebih mahal, analis memperkirakan tidak ada lonjakan harga signifikan. Strategi harga kompetitif tetap dipertahankan demi daya saing global.

>>> Pemerintah Sepakat Naikkan HET Minyakita, Tunggu Harga CPO Stabil

Analis Apple Ming-Chi Kuo dan Jeff Pu memprediksi perusahaan akan tetap agresif dalam menentukan harga. Langkah ini diambil di tengah tantangan kenaikan biaya komponen dan kelangkaan memori global.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru