⌂ Beranda News Harga Bitcoin Anjlok di Bawah US$ 71.000, Tertekan Aksi Jual Perdana Strategy

Harga Bitcoin Anjlok di Bawah US$ 71.000, Tertekan Aksi Jual Perdana Strategy

Harga Bitcoin Anjlok di Bawah US$ 71.000, Tertekan Aksi Jual Perdana Strategy
Grafik harga bitcoin menurun dengan panah merah
A A Ukuran Teks16px

Harga bitcoin (BTC) kembali mengalami penurunan signifikan pada awal perdagangan di Asia, Selasa (2/6/2026). Aset kripto utama ini diperdagangkan di bawah US$ 71.000.

Berdasarkan data CoinDesk, BTC turun 3,4% dalam 24 jam terakhir dan 7,5% dalam sepekan. Pada pagi hari, BTC berada di kisaran US$ 70.830.

>>> Malaysia Larang Anak di Bawah 16 Tahun Miliki Akun Media Sosial

Rentang perdagangan 24 jam membentang dari level terendah US$ 70.120 hingga tertinggi US$ 73.458.

Penurunan ini dipicu oleh aksi jual pertama yang dilakukan oleh Strategy (MSTR), pemegang bitcoin korporasi terbesar.

Penjualan Perdana Strategy dalam Lima Tahun

Strategy menjual 32 bitcoin dengan harga rata-rata US$ 77.135 per koin. Total nilai penjualan mencapai US$ 2,5 juta.

>>> Korika dan Pandi Luncurkan Domain .ai.id untuk Ekosistem AI Indonesia

Hasil penjualan dialokasikan untuk mendanai distribusi saham preferen. Ini merupakan pertama kalinya perusahaan mengurangi kepemilikan kripto sejak mulai mengakumulasi lima tahun lalu.

Langkah ini menjadi perhatian utama pelaku pasar. Strategy dikenal sebagai salah satu entitas penimbun bitcoin terbesar di dunia.

Tekanan dari Pasar Global dan Geopolitik

Selain aksi jual Strategy, tekanan juga datang dari pasar modal global. Indeks ekuitas Asia-Pasifik MSCI turun 0,5%, dengan Kospi Korea Selatan merosot 1,8%.

Kontrak berjangka Nasdaq 100 juga melemah 0,7%. Sementara itu, saham teknologi Tiongkok seperti Tencent (0700) justru melonjak 7,5%.

>>> Daftar Harga OTR Mobil Daihatsu Juni 2026 Mulai Rp100 Jutaan

Harga minyak mentah Brent bertahan di sekitar US$ 94,40 per barel. Ketegangan geopolitik antara AS dan Iran yang masih berlanjut turut mempengaruhi pasar.

Iran dikabarkan menghentikan pertukaran pesan dengan Washington. Kekhawatiran akan kenaikan biaya energi mendorong spekulasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama.

Obligasi pemerintah AS pun mempertahankan kerugian dari sesi sebelumnya. Kondisi ini membuat tidak ada katalis jangka pendek yang jelas untuk pembalikan tren bitcoin.

>>> Apple Siapkan Vapor Chamber Baja untuk iPhone Ultra Lipat

Dengan permintaan ETF yang masih mengalir ke arah yang salah dan Strategy terungkap sebagai penjual, BTC kini berada di level terendah dalam beberapa pekan terakhir.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru