Spons pembersih merupakan perlengkapan rumah tangga yang hampir selalu ada di dapur. Namun, banyak orang masih menganggap semua spons memiliki fungsi yang sama.
Setiap jenis spons dirancang untuk tugas tertentu. Penggunaan yang tidak sesuai berisiko merusak permukaan benda dan membuat pembersihan kurang efektif.
>>> AMRO Tahan Proyeksi Ekonomi ASEAN+3 di Level 4 Persen pada 2026
Jenis Spons Pembersih dan Fungsinya
1. Spons Selulosa
Spons selulosa adalah jenis yang paling umum ditemukan di pasaran. Bentuknya pas digenggam dengan beragam warna.
Keunggulan utamanya adalah daya serap air yang baik dengan harga terjangkau. Spons ini cocok untuk mencuci piring, membersihkan meja dapur, wastafel, dan permukaan rumah tangga lainnya.
2. Spons Abrasif
Spons abrasif terbuat dari material abrasif khusus atau spons selulosa dengan lapisan kasar. Jenis ini dirancang untuk mengangkat kotoran yang menempel kuat.
>>> Kemkomdigi Wajibkan Verifikasi Biometrik Wajah untuk Nomor HP Baru Mulai Juli 2026
Efektif membersihkan panggangan, perabot teras, dan kerak makanan pada panci. Namun, hati-hati karena permukaan kasarnya dapat menggores kaca atau peralatan anti lengket.
3. Spons Selulosa Kompresi
Spons selulosa kompresi atau pop-up sponge dijual dalam kondisi kering dan pipih. Ukurannya akan mengembang setelah direndam air.
Produk ini tidak diberi tambahan sabun atau biocide. Harganya sedikit lebih mahal daripada spons selulosa biasa.
4. Spons Alami
>>> Alphabet Inc. Himpun Dana Rp1.424 Triliun untuk Infrastruktur AI
Spons alami berasal dari organisme laut yang dipanen secara khusus. Harganya cenderung lebih tinggi dan tidak mudah didapatkan.
Spons ini mampu menyerap cairan dalam jumlah besar. Cocok untuk membersihkan jendela atau menyerap tumpahan air.
5. Spons Kering
Spons kering dibuat dari campuran karet khusus dan tambahan sabun. Alat ini dirancang untuk digunakan tanpa air.
Fungsinya membersihkan jelaga atau noda sisa kebakaran. Efektif pada dinding berlapis wallpaper dan tirai kain yang sensitif terhadap air.
>>> Hutama Karya Percepat Rehabilitasi Air Bersih di Sumbar
Agar tidak mengeras, spons kering sebaiknya disimpan dalam kantong plastik tertutup rapat.